DPR Akan Panggil Tokoh Lintas Agama
Sikap tokoh lintas agama yang memberi penilaian Presiden SBY telah lakukan kebohongan terhadap rakyat dalam menjalankan program
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sikap tokoh lintas agama yang memberi penilaian Presiden SBY telah lakukan kebohongan terhadap rakyat dalam menjalankan program pemerintahannya selama ini direspon oleh kalangan DPR RI.
Rencananya, DPR akan memanggil tokoh lintas agama yang dipimpin oleh Syafii Ma’arif, Sholahuddin Wahid Din Syamsuddin untuk menjelaskan kebohongan yang dimaksudkan.
"DPR bisa saja menggunakan hak menyatakan pendapat untuk merespon laporan tokoh lintas agama yang menyatakan SBY berbohong. Itu, sejalan dengan fungsi pengawasan DPR. Namun, akan lebih baik kalau DPR memanggil tokoh lintas agama untuk meminta klarifikasi, apakah kebohongan dimaksud mengandung kebenaran atau tidak?” ujar politisi Hanura yang juga anggota Komisi III DPR, Syarifuddin Suding di DPR, Selasa (25/10/2011).
Fraksinya, lanjut Sudding, akan mendorong klarifikasi . Hanya saja lanjut Suding, jangankan tokoh lintas agama, fakta hukum skandal century saja oleh paripurna DPR dimentahkan. Namun demikian, kalau sikap lintas agama itu sudah menjadi konsumsi hukum, maka harus ditindaklanjuti oleh pimpinan DPR RI.
"Saya kira pimpinan harus merespon, agar bangsa ini tidak menjadi bangsa pembohong,” tambah politisi Hanura ini.