Rabu, 23 Mei 2012
Tribunnews.com

Gerakan Revolusi Nasional Tuntut SBY-Boediono

Tribunnews.com - Jumat, 28 Oktober 2011 15:49 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Gerakan Revolusi Nasional Tuntut SBY-Boediono
Edwin Firdaus/Tribunnews.com
Ratusan Aktivis Gerakan Revolusi Nasional Desak SBY di Istana agar segera turun 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ratusan aktivis Gerakan Revolusi Nasional (GRN) ikut merapatkan barisan di depan Istana Negara, Jakarta, Jumat (28/10/2011). Ratusan aktivis ini datang ke Istana Negara untuk menyampaikan aspirasinya mendesak Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) dan Wakilnya Boediono segera turun dari Jabatannya.

Dengan satu tema 'Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa dan Satu Perlawanan, pengunjuk rasa menilai bahwa SBY dan Boediono dalam pemerintahannya tidak dapat merealisasikan kesejahteraan bagi rakyatnya.

"Realita hingga hari proklamasi ke 66, rakyat Indonesia belum juga merasakan nikmat kemerdekaan. Jutaan rakyat Indonesia masih hidup dibawah garis kemiskinan. Para pemuda tidak dapat menikmati pendidikan yang layak. Dibawah rezim SBY justru lebih membuat buruk keadaan rakyat Indonesia," ucap rilis yang diberikan GRN, Jumat (28/10/2011).

Selaras dengan pernyataan tersebut, para pengunjuk rasa juga menyampaikan 5 tuntutannya di depan Istana Negara.

1. Realisasikan pendidikan gratis.
2. Tanah Untuk Rakyat
3.Kerja dan upah yang layak untuk rakyat
4.Perlindungan bagi buruh migran Indonesia
5. Jaminan Berserikat bagi buruh.


Penulis: Edwin Firdaus  |  Editor: Johnson Simanjuntak
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup