- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
Kapal Berisi 100 Orang Tenggelam di Perairan Maluku Tenggara

- Dua Orang Penumpang KMP Windu Karsa Tewas, 93 Selamat
- Nama-nama Korban KMP Windu Karsa yang Diselamatkan
- Lokasi Karam Windu Karsa Persis di Lokasi Karam Kapal…
- Wakil Bupati dan Penumpang Selamat Dirawat di RS Kolaka
- 5 Orang Masih Hilang! 20 Penumpang Ferry Windu Karsa…
- Laut Tenang Kala Ferry Windu Karsa Tenggelam
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapal ACU berpenumpang 100 orang mengalami kecelakaan dan tenggelam saat menuju menuju Kampung Seira Kecamatan Wermaksian dari Pelabuhan Saumlaki. Kapal tersebut berangkat dari Pelambuhan Saumlaki jam 07.00 WIT dan mengalami kecelakaan laut sekitar Jam 11.00 WIT, Rabu, 21 Desember 2011.
"Hingga saat ini proses pencarian dan penyelamatan korban tenggelamnya kapal di perairan Maluku Tenggara Barat masih dilakukan," kata juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, di Jakarta, Rabu (21/12/2011).
Sutopo mengatakan aparat bersama masyarakat telah menemukan korban meninggal sebanyak 4 orang. Pemda Maluku Tenggara Barat dan masyarakat melakukan langkah pertolongan ke lokasi kejadian.
Sebelumnya, BPBD Provinsi Maluku, sesuai info tinggi gelombang yang dikeluarkan oleh BMKG tersebut telah mengambil langkah-langkah seperti menyebarluaskan informasi antisipasi untuk melarang berlayar bagi pengguna jasa transportasi melalui Adpel setempat sesuai pemberitaan BMKG.
BPBD Provinsi Maluku, kata Sutopo, segera melakukan koordinasi dengan SAR Ambon, Navigasi, dan Adpel Ambon, pada sore ini tanggal 21 Desember 2011 menuju lokasi kecelakaan tersebut dengan membawa kelengkapan terkait.
Terkait dengan kecelakaan laut tersebut, lanjut Sutopo, BPBD Provinsi Maluku, memintakan kepada BPBD Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) untuk segera melakukan langkah penanganan." Sesuai penyampaian lisan oleh jajaran BPBD Maluku Tenggara Barat telah melakukan langkah pertolongan dengan kelengkapannya termasuk paramedis," ungkapnya.
Diperkirakan di Wilayah Maluku tinggi gelombang berkisar 3.0 m-6.0 m meliputi Wilayah Laut Maluku, Laut Banda, Laut Banda bagian timur dan barat, Perairan Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Kai, Kepulauan Aru dan Laut Aru bagian barat, Perairan Tanimbar, terhadap iklim cuaca dan tinggi gelombang yang ekstrim ini, menyebabkan kecelakaan laut di wilayah Maluku Tenggara Barat.
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel

