Rabu, 23 Mei 2012
Tribunnews.com

Kapal Berisi 100 Orang Tenggelam di Perairan Maluku Tenggara

Tribunnews.com - Rabu, 21 Desember 2011 18:00 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Kapal Berisi 100 Orang Tenggelam di Perairan Maluku Tenggara
ist
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapal ACU berpenumpang 100 orang mengalami kecelakaan dan tenggelam saat menuju menuju Kampung Seira Kecamatan Wermaksian dari Pelabuhan Saumlaki. Kapal tersebut berangkat dari Pelambuhan Saumlaki jam 07.00 WIT dan mengalami  kecelakaan laut sekitar Jam 11.00 WIT, Rabu, 21 Desember 2011.

"Hingga saat ini proses pencarian dan penyelamatan korban tenggelamnya kapal di perairan Maluku Tenggara Barat masih dilakukan," kata juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, di Jakarta, Rabu (21/12/2011).

Sutopo mengatakan aparat bersama masyarakat telah menemukan korban meninggal sebanyak 4 orang.  Pemda Maluku Tenggara Barat dan masyarakat melakukan langkah pertolongan ke lokasi kejadian.

Sebelumnya, BPBD Provinsi Maluku, sesuai info tinggi gelombang yang dikeluarkan oleh BMKG tersebut telah mengambil langkah-langkah seperti menyebarluaskan informasi antisipasi untuk melarang berlayar bagi pengguna jasa transportasi melalui Adpel setempat sesuai pemberitaan BMKG.

BPBD Provinsi Maluku, kata Sutopo, segera melakukan koordinasi dengan SAR Ambon, Navigasi, dan Adpel Ambon, pada sore ini tanggal 21 Desember 2011 menuju lokasi kecelakaan tersebut dengan membawa kelengkapan terkait.

Terkait dengan kecelakaan laut tersebut, lanjut Sutopo,  BPBD Provinsi Maluku, memintakan kepada BPBD Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) untuk segera melakukan langkah penanganan." Sesuai penyampaian lisan oleh jajaran BPBD Maluku Tenggara Barat telah melakukan langkah pertolongan dengan kelengkapannya termasuk paramedis," ungkapnya.

Diperkirakan di Wilayah Maluku tinggi gelombang berkisar 3.0 m-6.0 m meliputi Wilayah Laut Maluku, Laut Banda, Laut Banda bagian timur dan barat, Perairan Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Kai, Kepulauan Aru dan Laut Aru bagian barat, Perairan Tanimbar, terhadap iklim cuaca dan tinggi gelombang yang ekstrim ini, menyebabkan kecelakaan laut di wilayah Maluku Tenggara Barat.


Penulis: Ferdinand Waskita  |  Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup