Polisi Akan Kembali Gerebek Jaringan Narkoba Kampung Ambon

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak Polda Metro Jaya masih menilai Kampung Ambon sebagai target utama penggerebekan mengingat sulitnya memberantas jaringan narkoba di kawasan itu.
"Kampung Ambon tetap jadi target kami. Sulit berantas narkoba di sana, meski beberapa waktu telah digerebek tetap saja masih ada," ujar Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Nugroho Aji Rabu (4/1/2012).
Menurut Nugroho, untuk menggerebek kampung Ambon pihaknya harus mengerahkan personel dalam jumlah yang besar. "Sedikitnya perlu 350 personil gabungan dari kepolisian, TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, guna menggerebek Kampung Ambon," tambah Nugroho.
Sebelumnya, petugas gabungan dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, TNI dan Pemerintah Kota Jakarta Barat menggerebek Kampung Ambon. Dari hasil penggerebekan itu petugas
menangkap 53 orang yang diduga terlibat penggunaan, peredaran maupun pemilik lapak yang memperjualbelikan narkoba.
Polisi menyita barang bukti lainnya berupa 6.531 butir ekstasi, 4 Ons sabu, 600 pil "happy five", lima pucuk pistol pabrikan, 5 gram heroin, 4 kilogram ganja, 15 bilah senjata tajam, 1.000 unit alat hisap (bong) sabu dan uang tunai Rp218 juta.

