Pilot Jadi Pengguna Sabu: Paranoid dan Emosional
pengguna sabu sulit berkonsentrasi, paranoid, dan emosional. Sangat berbahaya jika pesawat dikendalikan pilot yang mengonsumsi sabu
Laporan Wartawan Tribun, Charles Imanuel Komaling
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Usai disergap di sebuah tempat hiburan malam, penggeledahan dilanjutkan ke hotel tempat Hanum menginap. Dalam koper ditemukan baju seragam pilot, buku penerbangan, dan jadwal penerbangan. Seharusnya saat itu ia menerbangkan pesawat, namun tidak masuk kerja dengan alasan sakit.
Dari hasil tes urine, Hanum, pengusaha H dan dua wanita positif menggunakan sabu. Dua lainnya, pria remaja dan teman wanitanya, negatif. Selasa subuh empat tersangka diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih itensif.
Sebenarnya BNN tak akan langsung menangkap pengguna narkoba sebelum jaringannya terungkap. Namun karena profesi Hanum sebagai pilot diputuskan segera menangkap.
"Hal ini kami lakukan atas pertimbangan keselamatan jiwa para penumpang pesawat. Si pilot mengaku sudah bertahun‑tahun mengonsumsi sabu‑sabu," kata Benny Mamoto, Direktur Narkotika Alami BNN.
Diungkapkan, pengguna sabu sulit berkonsentrasi, paranoid, dan emosional.
"Sangat berbahaya jika pesawat dikendalikan pilot yang mengonsumsi sabu. Oleh karena itu saya putuskan untuk menangkap lebih cepat untuk menghindari jatuhnya korban jiwa," katanya.
Dirjen Perhubungan Udara beberapa waktu lalu sudah mengeluarkan edaran berupa instruksi bahwa setiap maskapai penerbangan wajib melakukan tes urine kepada setiap pilot.