Jumat, 12 Juni 2026

Kapal Costa Concordia Tenggelam

Rusli Yakub, Juru Mudi Kapal Concordia Masih Syok

Rusli sebagai juru mudi yang tugas jaga kala itu tahu banyak proses karamnya kapal pesiar mewah asal Italia tersebut.

Tayang:
Penulis: Y Gustaman
Editor: Ade Mayasanto

Laporan Wartawan Tribunnews.com Yogi Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dari 149 ABK Costa Concordia yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, satu nama paling 'dicari.' Dialah Rusli Yakub. Maklum, Rusli sebagai juru mudi yang tugas jaga kala itu tahu banyak proses karamnya kapal pesiar mewah asal Italia tersebut.

Sayang, Rusli diam-diam kabur dari penulusuran wartawan yang saat itu sudah menunggu di Gerbang D Terminal 2. Istri Rusli, Rohayati yang dihubungi Tribunnews.com, mengaku tak ingin ditemui. "Maaf, suami saya syok sekali," ujar Rohayati, Jumat malam.

Malam itu, Rusli keluar melenggang terburu-buru. Beberapa wartawan memastikan Rusli dengan memanggil namanya. Saat didekati, pria berambut uban itu mengelak. "Pak Rusli Yakub ada di belakang. Sebentar lagi dia keluar," ujar pria itu. Belakangan, beberapa orang memastikan bahwa pria itu Rusli.

Sejak kejadian naas Costa Concordia menabrak karang, semua juru mudi, staf engine dan kapten kapal Francesco Schettino diinterogasi. Salah satu ABK bagian deck, Billy Tangkalisan mengaku, Rusli menutup diri dari kawan-kawan. "Dia menutup diri karena diinterogasi dua hari," ujar Billy.

Bahkan, sempat tiga kali pindah hotel, Rusli yang juga asli Manado, tetap menutup diri, tak mau berbagi keresahan dengan teman-temannya. Ini berbeda sebelum kejadian. Pasalnya Rusli yang sudah lama tinggal di Jakarta itu terbilang sosok yang terbuka. Besar kemungkinan Rusli syok.

Billy yang coba dimintai komentarnya dengan peran Rusli saat kejadian itu, membatasi diri. "Saya tidak mau ngomong banyak soal Pak Rusli. Kita pulang ke sini dengan memikirkan nasib nafsi-nafsi," terang Billy, yang saat kejadian hanya menyelematkan kitab sucinya. Sementara barang berharga lainnya ia tinggalkan.

Aston, salah satu juru mudi di perusahaan Costa Conciere mengaku, kesalahan kemudi kapal bisa saja menimpa semua orang. Menurut pengalamannya, kapten kapal terkadang juga melakukan kesalahan. Namun juru mudi bisa memberikan masukan kepada kapten kapal. Itu ia alami saat menjadi juru mudi, Costa Serena, kembaran Costa Concordia.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved