Kapal Costa Concordia Tenggelam
Surat Nikah ABK Costa Asal Indonesia Hanyut
Meski senang berhasil selamat dari musibah kandasnya kapal pesiar mewah Costa Concordia, Aryanto
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Meski senang berhasil selamat dari musibah kandasnya kapal pesiar mewah Costa Concordia, Aryanto Sunarso ABK asal Indonesia itu kini harus rela kehilangan banyak dokumen-dokumen penting seperti KTP, sertifikat kerja bahkan surat nikahnya dengan Jenni Rahayu.
"Semua dokumen saya hilang, hanyut,"ujar Aryanto ketika berbincang dengan Tribunnews.com di kediamannya, Sabtu(21/1/2012).
Aryanto menceritakan pada saat kejadian dirinya sempat ingin menyelamatkan dokumen-dokumen tersebut. Namun, semua surat-surat tersebut disimpannya di sebuah lemari tepat di dek yang letaknya di lambung kapal dan ketika itu lokasi sudah dipenuhi dengan air.
"Saya sempat mau ambil, tapi ketika itu air sudah masuk, jadi saya harus menyelam dan tidak mungkin lagi diambil,"jelas Aryanto.
Alhasil, kini Aryanto ingin berkonsentrasi terlebih dahulu mengurus dokumen-dokumen yang hilang. Pihak perusahaan tempatnya bekerja pun telah memberikan kompensasi atau kelonggaran waktu untuk menyelesaikannya.
"Kantor sih sudah kasih kelonggaran untuk kasih itu,"katanya.
Setelah selesai semua kata Aryanto, nanti ia bersama sang istri berencana akan berlibur di sebuah tempat di utara pulau Jawa yakni Pulau Karimunjawa. Keempat anaknya juga direncanakan akan diajak.
"Rencananya kalau sudah selesai semua mau liburan ke Karimunjawa,"jelasnya.
Pria asli Solo, Jawa Tengah ini menambahkan, keempat orang anaknya sekarang masih berada di Solo, di rumah neneknya. Aryanto menambahkan anak-anaknya memang sudah terbiasa ditinggal oleh ayah ibunya, bahkan selama 10 tahun lamanya.
"Anak-anak di Solo sama neneknya, mereka memang sudah terbiasa ditinggal,"katanya.
Saat peristiwa terjadi, anak-anak di rumahnya sempat panik memikirkan nasib kedua orang tuanya. Akan tetapi, baik Aryanto dan Jenni sudah mengabarkan kepada mereka mengenai keadaan terakhir.
"Saat kejadian sempat susah, tapi setelah itu diberitahu, mereka tenang tapi tetap masih kalut karena belum bertemu,"pungkasnya.(*)