Rabu, 23 Mei 2012
Tribunnews.com

SBY: Saya Memahami Kemarahan Masyarakat

Tribunnews.com - Rabu, 25 Januari 2012 12:43 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
SBY: Saya Memahami Kemarahan Masyarakat
TRIBUNNEWS.COM
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengucapkan selamat tahun baru 2012. 

Laporan Hasanuddin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku menerima dan bisa memahani kemarahan serta ketidaksabaran maupun kritik dari masyarakat tentang masih adanya korupsi.

"Saya menerima dan bisa memahami kemarahan keitdaksukaan rakyat. Harapan saya, yang lain juga bisa menerima untuk menjadi tangguh bagi kita semua untuk tahun-tahun ke depan lebih baik," kata SBY dalam pengantar dialog dengan aktivis dan pegiat antikorupsi di Istana Negara Jakarta, Rabu (25/1/2012).

Kalau boleh flashback (melihat kebelakang). SBY mengatakan tujuh tahun setelah masa sulit di tahun 1998 sudah banyak yang telah dihasilkan dari kerja keras seluruh elemen bangsa dalam memberantas korupsi.

"Situasi politik yang dulu tidak stabil. Keadaan sosial mulai berangsur-angsur normal," kata dia.

Kata SBY memang masih banyak hal yang belum diselesaikan yang tidak bisa dibiarkan seperti soal birokrasi namun semua harus diperbaiki ke depan.


Penulis: Hasanudin Aco  |  Editor: Gusti Sawabi
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup