- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel
SBY: Saya Memahami Kemarahan Masyarakat

Laporan Hasanuddin Aco
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku menerima dan bisa memahani kemarahan serta ketidaksabaran maupun kritik dari masyarakat tentang masih adanya korupsi.
"Saya menerima dan bisa memahami kemarahan keitdaksukaan rakyat. Harapan saya, yang lain juga bisa menerima untuk menjadi tangguh bagi kita semua untuk tahun-tahun ke depan lebih baik," kata SBY dalam pengantar dialog dengan aktivis dan pegiat antikorupsi di Istana Negara Jakarta, Rabu (25/1/2012).
Kalau boleh flashback (melihat kebelakang). SBY mengatakan tujuh tahun setelah masa sulit di tahun 1998 sudah banyak yang telah dihasilkan dari kerja keras seluruh elemen bangsa dalam memberantas korupsi.
"Situasi politik yang dulu tidak stabil. Keadaan sosial mulai berangsur-angsur normal," kata dia.
Kata SBY memang masih banyak hal yang belum diselesaikan yang tidak bisa dibiarkan seperti soal birokrasi namun semua harus diperbaiki ke depan.
- Serambi Indonesia
- Sriwijaya Post
- Surya
- Banjarmasin Post
- Bangka Pos
- Pos Kupang
- Tribun Batam
- Tribun Jabar
- Tribun Jambi
- Tribun Jogja
- Tribun Kaltim
- Tribun Lampung
- Tribun Manado
- Tribun Medan
- Tribun Pontianak
- Tribun Pekanbaru
- Tribun Timur
- Tribun Jakarta
- Tribun Jateng
- Tribun Kalteng
- Tribun Jatim
- Tribun Gorontalo
- Tribun Sumsel

