Kamis, 23 Februari 2012
Tribunnews.com

Demokrat Bakal Jadi Partai Menengah

Tribunnews.com - Sabtu, 28 Januari 2012 13:04 WIB
Share
Email
Print
  + Text 
Demokrat Bakal Jadi Partai Menengah
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Pendaki tunadaksa, Sabar Gorky (kanan) bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum (kiri) dan Sekjen Partai Demokrat, Edi Baskoro Yudhoyono di kantor Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Kamis (8/12/2011). Anas Urbaningrum memberikan penghargaan kepada Sabar yang telah mampu menaklukan dua puncak tertinggi dunia Elbrus Rusia dan Kilimanjaro Tanzania. (tribunnews/herudin) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Politik Indo Barometer, Qodari menerangkan, jika Partai Demokrat tidak konsisten dalam memberantas korupsi, dikhawatirkan Demokrat akan turun menjadi partai menengah.

"Demokrat dalam posisi lampu kuning jika tidak konsisten dalam penegakan hukum, terutama memberantas korupsi. Ini juga bisa menurunkan Demokrat ke kelompok partai menengah," ujar Qodari dalam acara Polemik dengan tema Demokrat Terguncang di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, jakarta Pusat, Sabtu (28/1/2012).

Qodari menjelaskan, sudah dua tahun semenjak SBY didampingi oleh Boediono, Demokrat terbelit persoalan hukum seperti kasus dana talangan Bank Century dan Kasus Korupsi Wisma Atlet. Artinya, ini menjadi pukulan telak bagi partai Demokrat dan nama Demokrat ini terus menurun dimata publik.

"Intinya, Demokrat tidak lagi menjadi partai nomor satu di masyarakat karena bertolak belakang dengan slogannya yaitu 'berantas korupsi' justru terlibat korupsi," ungkap Qodari.


Penulis: Imanuel Nicolas Manafe  |  Editor: Johnson Simanjuntak
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
BERITA TERKINI
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup