Kasus Narkoba Meningkat 200 Persen
Satuan narkoba Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, melansir sepanjang Januari 2012 jumlah kasus narkoba meningkat.
Laporan Wartawan Tribun Timur,Rudhy
TRIBUNNEWS.COM,MAKASSAR - Satuan narkoba Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, melansir sepanjang Januari 2012 tahun ini jumlah pengungkapan kasus narkoba meningkat hingga 200 persen.
“Jika dibandingkan dengan tahun lalu pada bulan yang sama, maka jumlah pengungkapan kasus narkoba bulan ini semakain meningkat berdasrkan data yang kami pegang,”kata Kepala Urusan Bin Ops Satuan Narkoba Polrestabes Makassar AKP Sumijur Usman saat di konfirmasi di kantornya, Selasa (31/1/2012).
Ia mengatakan data tersebut dinilai belum lengkap lantaraan sejumlah jajaran Polsek di Makassar belum sepenuhnya melaporkan kasus-kasus narkoba yang ditangani sepanjang januari 2012 ini.
“Sebenarnya datannya belum lengkap, karena masih ada laporan yang belum diterima dari seluruh jajaran Polsek di Makasar,”ujarnya.
Sumijur mengaku, untuk Januari tahun ini sebanyak 32 laporan kasus narkoba yang masuk, sementara jumlah keseluruhan yang ditangkap dari data kasus sebanyak 34 orang. Baik dari kalangan pengguna atau pemakai maupun dari bandar narkoba.
Sementara Januari tahun lalu, jumlah kasus narkoba yang ditangani sebanyak 14 kasus, dengan total tersangka yang digiring hingga ke Pengadilan Negeri Makassar sebanyak 19 orang. Baik pengedar maupun penggunanya.
Sedangkan untuk data tingkat Polsekta, lanjut perwira menengah ini mengaku belum semuanya rampung, Dan kemungkinan besar beberapa hari kedepan semua data yang sudah diserahkan ke Polrestabes Makassar.
Untuk data sementara jumlah laporan kasus narkoba dari Polsekta yang masuk sebanyak lima laporan dengan jumlah tersangka 7 orang.
“Jadi jika digabungkan dengan data Polrestabes dan Polsekta maka jumlah semnatara kasus narkobab yag ditangani sebanyak 37 kasus, dengan 50 tersangkanya,”ujarnya.
Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Masrur, yang dikonfirmasi terpisah membenarkan data yang dilansir anggota mengenai pengungkapan kasus narkoba yang ditangani.
“Memang benar, kasus narkoba mengalami peningkatan setiap tahunya. Jika merujuk pada statistik, bisa dikatakan penangkapan kasus narkoba digelar setiap hari dengan tersangka yang berbeda beda, baik dari pengguna maupun pengedar dan bandar,”terang Masrur.
Dari total 50 tersangka yang diamankan masih didominasi oleh kaum pria. Untuk tersangka narkoba yang berhasil dibekuk bulan ini hanya tiga orang. Pihaknya hingga kini masih merampungkan data laporan tindak pidana narkoba tersebut.
Sehingga Masrur belum bisa merinci secara detail jumlah pengguna maupun bandar yang berhasil di ringkus anggotanya. Bukan hanya itu, dirinya juga belum bisa membeberkan jumlah barang bukti yang berhasil disita dari tangan tersangka.
“Baik data jumlah pengguna, bandar dan pengedarnya, itu belum bisa kami pestikan, termasuk jumlah barang bukti yang berhasil disita dari 50 tersangka,”ungkapnya.
Meski demikian, barang bukti yang disita pun bervariasi mulai paket sabu, ekstasi dan ganja. Adapun usia rata-rata tersangka tindak pidana narkoba berkisar 26-31 tahun bahkan ada juga dibawah 25 tahun.