Selasa, 9 Juni 2026

Kartini Batal Nikah

Nyawa Kartini Mokodomu tak tertolong setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan AKD, Kelurahan Mongondow, Kotamobagu,

Tayang:
Editor: Prawira

TRIBUNNEWS.COM, KOTAMOBAGU - Nyawa Kartini Mokodomu tak tertolong setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan AKD, Kelurahan Mongondow, Kotamobagu, Rabu (1/2).

Sementara Ramses Permata (27), orang yang mengemudikan sepeda motor mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. Pria asal Dendengan Dalam, Kota Manado yang sehari-hari menjadi loper koran ini pun harus menjalani perawatan di RS Datoe Binangkang.

Ibu kandung Kartini tampak masih syok saat melihat buah hatinya berada di Kamar Mayat RS Datoe Binangkang. Dia dipapah oleh suami dan sanak keluarganya. Isak tangis sang ibu mengiringi jasad putrinya yang saat itu langsung dibawa ke rumah duka di Mongkonae.

Sanak saudaranya pun terlihat sedih. "Maaf nanti tanya pihak kepolisian saja. Kami belum mengetahui pasti apa yang dialami keponakan saya," ujar seorang pria yang mengaku masih kerabat Kartini.

Kecelakaan tersebut melibatkan dua mobil Avanza. Dua mobil tersebut bahkan terjun bebas ke sungai yang berada di dekat lokasi kecelakaan. Nurhayati Laja, warga Mongondow, yang menyaksikan terjunnya kendaraan menggambarkan adegannya seperti sebuah film.

Saat itu, Nurhayati sedang mencuci di sungai yang berada di bawah jalan. "Saya sangat kaget saat melihat dua mobil tiba-tiba meluncur ke sungai. Seperti di film-film laga," ujar Nurhayati.

Dia kemudian menyaksikan sopir Avanza warna hitam keluar dari mobil yang sudah berada di dalam sungai. Sang sopir yang kemudian diketahui bernama Wahyudi tampak tidak mengalami luka serius. Pun demikian dengan penumpang di Avanza berwarna biru.

"Dua orang keluar dari Avanza berwarna biru. Mereka tampak langsung berjalan ke luar dari kendaraan. Bahkan sopir avanza hitam masih sempat bercerita dengan saya," kata Nurhayati.

Sementara itu, Nanang, pekerja las besi yang tak jauh dari tempat kejadian mengatakan, dirinya sempat mendengar hantaman yang keras. Lalu saat dia melihat di tempat kejadian, dua mobil sudah masuk dalam sungai.

"Saya sempat bingung mau menolong yang mana. Di atas jalan dua orang sudah terkapar. Yang pria berteriak minta tolong, sedangkan di bawah, di sungai juga ada yang minta tolong," tambahnya.

Menurut Nanang, perempuan yang naik motor yakni Kartini, sudah terlihat diam saat terkapar di jalan. Dia mengaku tidak mengetahui apakah Kartini tersebut sudah tewas atau belum beberapa saat setelah kejadian tersebut.

Baik Nanang maupun Nurhayati mengaku tidak mengetahui persisnya kecelakaan tersebut terjadi. Namun berdasarkan beberapa orang yang berada di lokasi kejadian, dua mobil Avanza bergerak dari arah Dumoga menuju Kotamobagu.

Sementara arah sepeda motor yang dikendarai oleh Ramses masih simpang siur. Beberapa orang menyebutkan, motor tersebut berputar atau berbalik arah di lokasi tersebut setelah mengantarkan koran. Sebagian lagi menyebutkan sepeda motor mengarah ke Dumoga.

Pihak Satlantas Polres Bolmong pun masih melakukan olah TKP. Kepala Satlantas Polres Bolmong AKP Muhammad Islam Amrullah mengatakan, dari hasil olah TKP sementara, sepeda motor Suzuki Satria yang dikendarai Ramses kemungkinan berlawanan arah dengan dua mobil Avanza.

"Kendaraan Avanza diperkirakan melaju dalam kecepatan tinggi dari arah Dumoga. Mereka tampaknya saling salib. Saat di lokasi kejadian, Avanza hitam yang berada di depan mencoba menghindari sepeda ke arah kiri. Pun kendaraan yang di belakangnya hingga masuk ke sungai," jelas Amrullah.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved