Rabu, 23 Mei 2012
Tribunnews.com

Kelompok Bersenjata Adang 4 Tukang Ojek di Papua

Tribunnews.com - Kamis, 2 Februari 2012 15:16 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Kelompok Bersenjata Adang 4 Tukang Ojek di Papua
Polda Papua
Wakapolda Papua Brigjen Paulus Waterpauw

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Darah kembali tumpah di bumi Cendrawasih, Papua. Kamis (2/2) pukul 09.30 WIT, dua orang tukang ojek terluka karena dicabik timah panas. Keduanya ditembak di Kampung Kulirik, Kecamatan/Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Pelakunya orang tak dikenal, diduga terkait dengan kelompok bersenjata yang menginginkan kemerdekaan Papua.

Demikian dikemukakan Wakil Kepala Polda Papua Brigjen Pol Paulus Waterpauw saat dihubungi Tribunnews.com dari Jakarta. "Memang betul telah terjadi penembakan tukang ojek di Kampung Kulirik, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya," kata Paulus.

Ia menjelaskan kronologis kejadiannya, bermula pada pukul 09.20 WIT, korban bersama 4 orang rekan tukang ojek lainnya hendak mengantar penumpang dari Pasar Wuyukwi ke arah Kampung Kulirik.

Setibanya di Kampung Kulirik tepatnya di dekat jembatan Kampung Kulirik, keempat tukang ojek tersebut ditembak. "Dua orang di antaranya tertembak, dan dua tukang ojek lainnya selamat," kata Paulus, mantan Kadit Reserse dan Kriminal Polda Papua.

Menurutnya, pagi itu, ada penumpang dari Pasar Wuyuki meminta tukang ojek agar mengantarkannya ke Kampung Kulirik. Keempat orang ini meminta diantar sampai kampung Kulirik. Padahal sudah ada aturan dari petugas setempat, kalau tidak terpaksa, tidak boleh orang pendatang masuk sampai ke kampung bawah, Kampung Kulirik, Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

"Mungkin karena tawarannya mahal, maka dibawalah empat penumpang itu. Tapi setelah pulang, dari Kampung Kulirik, mereka diadang dan ditembaklah dua pengojek." (tribunnews/domu d ambarita)


Penulis: Domu D. Ambarita  |  
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup