Rabu, 23 Mei 2012
Tribunnews.com

Syuting Berhenti, Artis Film Miss Palembang Lapor Polisi

Tribunnews.com - Kamis, 2 Februari 2012 04:28 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Syuting Berhenti, Artis Film Miss Palembang Lapor Polisi
SRIPOKU.COM
Mona dan kawan-kawan memberikan keterangannya terkait kasus penipuan ketika melapor kepada petugas penyidik di SPKT Polresta Palembang, Selasa (1/2/2012). 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Lantaran proses syuting film terhenti karena alasan dananya menghilang, Mona (19) dan lima temannya melapor ke SPKT Polresta Palembang.

Rabu (1/2/2012) mereka memberikan keterangan kepada petugas penyidik terkait laporan mereka pada hari Selasa (31/1/2012) kemarin.

Dalam laporannya, korban Mona dan empat temannya melaporkan AZ selaku produser Paly Take Production.

“Baru dua hari proses syuting filmnya, tiba-tiba syuting filmnya berhenti. Alasannya karena uangnya sebanyak Rp 80 juta hilang. Kami pikir mana mungkinlah hilang. Jadi kami lapor ke polisi sesuai dengan surat kontrak. Film yang diproduksi ini berjudul Miss Palembang,” ujar Mona.

Akibatnya terhentinya syuting film tersebut Mona dan temannya mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta. Dikarenakan Mona dan temannya yang merupakan artis film tersebut telah membayar uang muka atau DP setiap orangnya masing-masing Rp 3,5 juta kepada produser film tersebut.

“Padahal sesuai surat kontrak kerjasama dengan produsernya, selama proses syuting film kami diberi fasilitas konsumsi dan make up. Tapi fasilitas ini tidak ada sama sekali,” ungkap Mona.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Kasat Reskrim Frido Situmorang, membenarkan telah menerima laporan dari pelapor. Kasus yang dilaporkan korban merupakan tindak pidana penipuan yang segera diselidiki.


Editor: Prawira Maulana  |  Sumber: Sriwijaya Post
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup