Rabu, 23 Mei 2012
Tribunnews.com

Angie: Skenario Maha Dahsyat Untuk Mengorbankan Saya

Tribunnews.com - Jumat, 3 Februari 2012 14:08 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Angie: Skenario Maha Dahsyat Untuk Mengorbankan Saya
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Anggota Badan Anggaran DPR, Angelina Sondakh, kembali memenuhi panggilan penyidik KPK untuk diperiksa terkait kasus korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games Palembang, di kantor KPK, Jakarta Selatan, jumat (21/10/2011). Angelina diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. (tribunnews/herudin) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Angelina Sondakh buka suara terkait perkembangan terbaru kasus dugaan suap pada proyek Wisma Atlet, Jakabaring. Seperti disampaikan kepada sahabatnya Kahfi Siregar yang juga pengurus Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, siang ini:

"Bahwa jelas-jelas ini diskenariokan. Rosa biar berkata jujur bahwa dia selama ini tidak pernah bicara Wisma Atlet kepada saya," ucap Angie seperti dituturkan Kahfi, Jumat (3/2/2012).

Angie seperti diucap Kahfi bahkan menyebut, keterangan dari sejumlah saksi di pengadilan yang menyebut ia menerima aliran fee sebesar Rp 5 miliar, merupakan skenario besar untuk mengorbankan dirinya.

"Saya yakin KPK akan mampu merunut semua keterangan Rosa dan menemukan ketidakkonsisten dia dalam menjawab. Ini sungguh skenario yang maha dahysat untuk "mengorbankan" saya," kata Angie dituturkan Kahfi.

Pada persidangan atas tersangka Nazaruddin, Mindo Rosalina Manulang menyebut uang yang diserahkan pada Angelina merupakan 'uang muka' proyek.

"Saya laporan kepada bapak (Nazaruddin). Saya bilang kita didesak Bu Angie. Bu Angie bilang kalau nggak ada uang, anggaran proyek Kemenpora tidak turun. Tetapi saya lupa kertasnya ada di mana. Saya lapor Pak Nazar. Pak, ini ada permintaan dari Bu Angie, minta uang untuk melancarkan proyek-proyek di Kemenpora," ucap Rosa dipengadilan.

Adapun Angelina Sondakh santer bakal ditetapkan sebagai tersangka baru dalam dugan suap proyek Wisma Atlet. Terkait itu, KPK juga telah mencekal Angie dan I Wayan Koster untuk bepergian ke luar negeri.


Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup