Kamis, 24 Mei 2012
Tribunnews.com

Tiap Bulan 30 Ton Empek-empek Palembang Mampir ke Jakarta

Tribunnews.com - Jumat, 3 Februari 2012 21:01 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Tiap Bulan 30 Ton Empek-empek Palembang Mampir ke Jakarta
Tribunnews.com/Dewi Agustina
Visi Firman, Head of Corporate Communications JNE Express Across Nations di acara Pesona Kuliner Indonesia yang digelar di fx Lifestyle X nter Senayan Jakarta, Jumat (3/2/2012). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Siapa yang tak kenal empek-empek? Makanan khas Kota Ampera Palembang yang berbahan ikan dan tepung sagu ini sudah dikenal luas di seluruh wilayah Indonesia. Tapi tahukah Anda meski banyak produk empek-empek tersebar di seluruh wilayah Indonesia, ternyata empek-empek Candy khas Palembang lah yang paling banyak mampir ke ibu kota Jakarta.

Lho kok bisa? Ya karena menurut pengakuan Visi Firman, Head of Corporate Communications JNE Express Across Nations, setiap bulan setidaknya sekitar 20 hingga 30 ton empek-empek Palembang yang dikirim ke Jakarta sebagai oleh-oleh. Selain empek-empek, kepiting juga menjadi primadona makanan yang paling banyak dikirim sebagai oleh-oleh.

"Dalam sebulan empek-empek bisa didatangkan dari Palembang ke Jakarta 20 sampai dengan 30 ton menggunakan jasa pengiriman JNE. Padahal disini banyak toko yang menjual empek-empek," ungkap Visi Firman di sela-sela acara Pesona Kuliner Indonesia yang berlangsung Jumat (3/2/2012) di fx Lifestyle X'nter Senayan, Jakarta.

Visi mengatakan, di produk Pesona (Pesanan Oleh-oleh Nusantara) JNE ada ratusan jenis makanan khas daerah dari ratusan vendor yang menjual makanan khas dari seluruh wilayah di Indonesia. Pelanggan bebas untuk memilih makanan apa saja dan dari daerah mana saja untuk dikirimkan kepada keluarga ataupun relasi dengan menggunakan jasa Pesona JNE. Tak perlu repot membawa oleh-oleh sendiri saat berkunjung ke suatu tempat, pelanggan cukup menelpon JNE dan menyertakan alamat lengkap yang dimaksud. Dalam satu hari, paket makanan yang dikirim dijamin akan sampai di tempat tujuan.

Lalu bagaimana dengan harganya?
"Untuk harga makanan kita tidak kenakan mahal karena harga makanan yang dipesan konsumen sama dengan harga di toko aslinya. Jadi pelanggan cukup membayar biaya makanan yang kita hitung perkilogram ditambah dengan beban ongkos kirim sesuai dengan lokasi tujuan," jelas Visi.

Saat menggelar Pesona Kuliner Indonesia, Jumat (3/2/2012) siang hingga malam hari, pihak JNE juga melayani pengiriman oleh-oleh di lokasi. Antusiasme warga Jakarta cukup tinggi dengan banyaknya pengunjung yang selain mencicipi aneka kuliner daerah, juga berkesempatan melakukan transaksi pengiriman oleh-oleh langsung di lokasi kegiatan.


Penulis: Dewi Agustina  |  
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup