Kamis, 24 Mei 2012
Tribunnews.com

Abraham Samad: Kita Bukan Kabinet, Bos!

Tribunnews.com - Sabtu, 4 Februari 2012 08:28 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Abraham Samad: Kita Bukan Kabinet, Bos!
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad (kiri), memberikan keterangan pers soal penetapan tersangka baru dalam kasus korupsi wisma atlit Palembang, di Kantor KPK, Jakarta, Jumat (3/2/2012). KPK akhirnya menetapkan Angelina Sondakh dan I Wayan Koster sebagai tersangka baru dalam kasus tersebut. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Edwin Firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad mengatakan pihaknya akan terus mendalami kasus skandal Bank Century. Pun, dirinya mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir, karena KPK tidak akan mepetieskan kasus yang diduga banyak merugikan keuangan negara ini.

"Kita kembangkan terus, semuanya kami dalami," Kata Abraham saat ditemui wartawan usai menggelar jumpa pers di kantor KPK, Jakarta, Jumat (3/2/2012) petang.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada hari yang sama, Abraham juga ditemui sejumlah anggota DPR yang menanyai perkembangan kasus tersebut. Di antara yang datang yakni Politisi Partai Golkar, Bambang Soesatyo.

Menyikapi hal tersebut, lanjut Abraham menegaskan bahwa KPK tidak dapat dipaksa jika mengenai suatu kasus dan materi penyidikan. Pasalnya, KPK memiliki otoritas penuh saat menangani suatu perkara korupsi yang masuk di lembaga superbody ini.

"kita bukan kabinet, bos. Jadi begini, masalah Century jangan khawatir. Bahkan tidak ada satu pun yang kebal hukum di negeri ini. Jika sudah cukup bukti, ya kami umumkan," tegas Abraham.


Penulis: Edwin Firdaus  |  Editor: Widiyabuana Andarias
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup