Kamis, 24 Mei 2012
Tribunnews.com

Pemerintah Dinilai Abai Soal Perlindungan HAM

Tribunnews.com - Sabtu, 4 Februari 2012 17:17 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Pemerintah Dinilai Abai Soal Perlindungan HAM
TRIBUN JABAR /IDA ROMLAH
Jenazah Ahmadiyah – Warga Desa Dukuh, Kapetakan, Kabupaten Cirebon, mengusung keranda jenazah Warsono, anggota jemaah Ahmadiyah yang tewas diserang masa di Cikeusik, Pandeglang.

Laporan Wartawan Tribunnews.com Andri Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Human Rights Working Group (HRWG) menyebut pemerintah telah mengabaikan perlindungan hak asasi manusia (HAM) warga Indonesia.

Ali Akbar Tanjung, UN Program Manajer HRGW mengatakan, sepanjang 2011 pemerintah justru menjadikan penegakan HAM sebatas bahan pencitraan.

"Politik HAM internasional negeri masih sebatas pencitraan," ujar Ali Akbar saat menggelar keterangan pers di Gedung Jiwasraya, Jalan R.P Soeroso, Jakarta Pusat, Sabtu (4/2/2012).

Menurutnya, pada 2011 pemerintah tidak pernah serius menindaklanjuti berbagai kasus pelanggaran HAM terkait kebebasan beragama. Pemerintah sempat mendapat surat keprihatinan dari komisioner tinggi HAM PBB terkait perlindungan kasus gereja GKI Yasmin, pembunuhan tiga orang jamaah Ahmadiyah di Cikeusik, dan perlindungan terhadap kelompok Ahmadiyah.

Namun atas berbagai masalah tersebut, pemerintah dinilai tak tegas menindak pelaku pelanggaran HAM.

"Ketidaktegasan pemerintah menyebabkan kasus-kasus pelanggaran HAM di Indonesia terus terjadi hingga saat ini," ungkapnya.


Penulis: Srihandriatmo Malau  |  Editor: Ade Mayasanto
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup