Kamis, 24 Mei 2012
Tribunnews.com

Pilot Nyabu, Anggota DPR Takut Naik Pesawat

Tribunnews.com - Sabtu, 4 Februari 2012 16:32 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Pilot Nyabu, Anggota DPR Takut Naik Pesawat
BNN/TRIBUNNEWS.COM
Pilot Lion Air, Hanum Adhyaksa, ketika Tim BNN mendapatinya sedang pesta narkoba di Studio Karaoke 33 Grand Clarion Makassar. Selasa (10/1/2012)

Laporan Wartawan Tribunnews.com Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyaknya pilot yang tertangkap memakai shabu, membuat anggota DPR takut bepergian dengan pesawat terbang. Mirisnya, sebagian besar kegiatan Politisi di Senayan mesti menggunakan jasa pesawat terbang untuk berkunjung ke daerah-daerah di Indonesia.

"Sudah tentu takutlah naik pesawat saat seperti sekarang yang penuh badai dan cuaca yang tidak bersahabat dan apa lagi dipiloti orang yang memakai Narkoba, pasti mati ditempatlah kita,"ujar Anggota Komisi VII DPR, Sutan Bhatoegana kepada Tribunnews.com, Sabtu(4/2/2012).

Menurut Sutan, dirinya lebih memilih naik kereta api apabila harus bertolak ke daerah yang masih berada di Pulau Jawa. Transportasi itu dinilainya lebih aman.

"Lebih baik naik kereta api kalau masih di Jawa,"jelasnya.

Karena itulah politisi Partai Demokrat ini berharap agar kejadian serupa tidak terus terulang dan menimbulkan kecemasan para penumpang pesawat terbang, seluruh maskapai penerbangan harus lebih selektif lagi memilih pilot maupun Co-Pilot.

Kepada maskapai penerbangan yang ketahuan pilotnya mengonsumsi narkoba, kata Sutan harus diberi sanksi tegas.

"Semua pilot dan Co Pilot harus tes narkoba, apabila positif harus dipecat seumur hidup, karena ini menyangkut nyawa ribuan manusia. Maskapainya harus dikasih sanksi agar lebih teliti memilih Pilot dan Co-Pilotnya," paparnya.

Ketakutan serupa juga muncul di benak Anggota Komisi II DPR, Abdul Malik Haramain. Ia juga sangat menyesalkan banyaknya pilot yang suka mengonsumsi narkoba.

"Saya menyesalkan, menyayangkan sekaligus khawatir, karena profesi mereka atau pilot paling bertanggungjawab atas keselamatan banyak penumpang di udara. Bukan hanya saya,orang-orang kebanyakan pasti khawatir dan pikir-pikir pakai pesawat dengan perilaku pilot yang tidak bertanggungjawab," ungkapnya seraya mendesak maskapai penerbangan bertanggungjawab atas perilaku pilot-pilotnya.

"Kementerian Perhubungan harus menindak tegas maskapai yang bersangkutan. Mestinya mereka pilot harus benar-benar menjamin keselamatan penumpang. BNN dan kementerian Perhubungan harus intens bekerjasama dalam memberantas pengguna narkoba terutama terhadap orang-orang yang berprofesi pilot," imbuhnya.


Penulis: Willy Widianto  |  Editor: Ade Mayasanto
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup