Kamis, 24 Mei 2012
Tribunners

Tribunners / Citizen Journalism


Sopir Truk Mogok Karena Tingginya Pungli di Sampit

Tribunnews.com - Sabtu, 4 Februari 2012 11:33 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Sopir Truk Mogok Karena Tingginya Pungli di Sampit
net
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM - Puluhan sopir truk yang mengangkut prodak turunan atau yang sering disebut limbah sawit berupa ‘cangkang dan juga bungkel, terpaksa mogok di depan kantor Adminitrasi pelabuhan (ADPEL) SAMPIT Kabupaten Kotawaringin Timur, lantaran besarnya pungutan yang di duga dilakukan oleh oknum pelabuhan sampit.

“Setiap kali membongkar a ngkutan dari truk para sopir tersebut di pungut biaya sebesar Rp 20.000 hingga rp 30.000 per truk dan bahkan itu dilakukan secara ber ulang kali dalam sehari setiap kali anggkut di pungut Rp 20.000 jadi jika lima kali angkut maka bisa di total kan jadi Rp 100.000 per truck nya” Ujar Salah sopir truk yang sedang mangkir di pinggiran jalan Usman Harun Tepat di depan kantor Adpel Sampit.

Salah seorang sopir truk pengangkut bongkel dan juga cangkang “Moher (37) mengatakan pungutan tersebut di lakukan sudah lama oleh oknum petugas yang Menjaga di depan pintu masuk pelabuhan, dengan alasan truk yang kami tunggani tidak memiliki sticker resmi dari pihak Organda dan Adpel.”Cetusnya.

“Kami merasa kebertaaan apa bila setiap kami ingin membongkar muat dipelabuhan sampit, selalu ada pungutan liar alias Pungli Seperti itu,pendapatan kami tidak seberapa mas.”Ucapnnya.

Setelah hampir satu Jam para sopir truk yang tengah mangkir di pinggiran jalan tersebut, akhirnya pihak Adpel, mengadakan mediasi dengan para pemilik angkutan, Expor limbah (Prodak Turunan) berupa cangkang dan bungkil.

Sementara saat dikofirmasi, kepala Administrasi Pelabuhan Sampit, (Adpel Sampit) melalui, Kasubag Bagian Humas, Edi Sumarsono, diruang kerjanya, Jumat (03/01) berdalih serta menyatakan secara tegas untuk lembaga kami khususnya Adpel Sampit, tidak pernah melakukan pungutan liar atau pungli, sekalipun itu ada itu hanya dikasih saja.”Ujarnnya.


Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup