Kamis, 24 Mei 2012
Tribunnews.com

Aksi Jambret Marak di Atambua

Tribunnews.com - Minggu, 5 Februari 2012 09:44 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Aksi Jambret Marak di Atambua
ist
Ilustrasi

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Hayon

TRIBUNNEWS.COM,ATAMBUA - Aksi jambret di Kota Atambua,NTT, semakin marak dalam beberapa hari terakhir. Sasaran jambret pada umumnya kaum ibu yang tengah mengendarai kendaraan bermotor ataupun berjalan menenteng tas pribadi di tempat keramaian.

Kasus terakhir terjadi pekan lalu di jalan depan rumah jabatan bupati Belu.

Informasi yang dihimpun Pos Kupang di Atambua, Sabtu (4/2/2012) menyebutkan, aksi oknum penjambret tas milik kaum wanita belakangan ini marak di Kota Atambua.

Oknum pelaku menggunakan kendaraan roda dua dan menutup wajah dengan helm. Ketika melihat sasaran, oknum penjambret membuntutinya dari belakang kemudian menarik tas dari pemiliknya baik yang sedang mengendarai kendaran maupun berjalan kaki.

"Dalam seminggu ini sudah tiga kali kasus jambret. Modusnya dengan cara mendorong pengendara terutama ibu-ibu yang membawa tas. Kemarin (Jumat, 3/2/2012) terjadi di jalan depan rumah jabatan bupati Belu.

Setelah korban didorong, langsung tasnya diambil, pelaku langsung kabur. Ini kasus terbaru yang perlu diwaspadai warga terutama kaum ibu," ujar sumber Pos Kupang.

Secara terpisah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Belu, Ana Tiwu, menyatakan keprihatinannya terhadap maraknya kasus jambret itu.
Kondisi seperti ini mestinya cepat ditanggapi aparat Kepolisian Resor (Polres) Belu dengan melakukan patroli kota. Apabila masalah ini dibiarkan, jelas Ana, maka dampak ikutannya akan meluas dan tentu meresahkan warga terutama kaum perempuan.

"Saya kira ini kasus tidak bisa dibiarkan. Saya berharap aparat kepolisian termasuk aparat di tingkat kelurahan, RT/RW, untuk sama-samaa mengantisipasinya.


Editor: Romualdus Pius  |  Sumber: Pos Kupang
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup