Kamis, 24 Mei 2012
Tribunnews.com

Pesta Kuliner Betawi, Belanja Tanpa Uang Asli

Tribunnews.com - Minggu, 5 Februari 2012 08:34 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Pesta Kuliner Betawi, Belanja Tanpa Uang Asli
WARTA KOTA
Bagi Anda yang bosan dengan makanan yang itu-itu saja, coba datang ke Lobby Timur Thamrin City, Tanahabang, Jakarta Pusat. 

TRIBUNNEWS.COM - Bagi Anda yang bosan dengan makanan yang itu-itu saja, coba datang ke Lobby Timur Thamrin City, Tanahabang, Jakarta Pusat. Pasalnya, di tempat itu sedang digelar pesta kuliner ala Betawi. Pesta itu untuk merayakan Tahun Baru Imlek yang diselenggarakan oleh Ikatan Pemberdayaan Pedagang Kecil Indonesia (IPPKINDO).

Pesta kuliner yang bertajuk Festival Kuliner IPPKINDO dengan tema Betawi Punye Rase ini diselenggarakan mulai 20 Januari-5 Februari 2012. Festival ini diikuti 44 pedagang makanan.

Pemilihan konsep makanan Betawi lantaran waktunya yang bersamaan dengan perayaan Imlek. "Warga Jakarta lebih banyak Betawi yang sudah mulai terpinggirkan. Untuk itu, kami ingin mengangkat kembali masakan Betawi agar lebih dikenal," kata Heri Sumatri, Sekretaris Jendral IPPKINDO, saat pembukaan Festival Kuliner IPPKINDO, di Lobby Timur Thamrin City, belum lama ini.

Meski bertema Betawi Punye Rase, tapi tidak seluruh pedagang yang mengikuti festival itu menyajikan makanan khas Betawi. "Memang sebagian bukan Betawi, tetapi makanan yang dipilih, khusus yang punya mutu lebih baik," kata Heri.

Makanan yang bisa dipilih di pesta kuliner itu, antara lain, kerak telur, selendang mayang, risol setan, sate, martabak medan. Sedangkan minuman yang bisa direguk, seperti es buah dan kopi luwak.

Sesuai dengan nama organisasinya, IPPKINDO sengaja melakukan berbagai kegiatan festival, untuk memberdayakan usaha kecil dan pedagang mikro. "Beberapa daerah yang ada PKL (pedagang kaki lima-Red) dikejar-kejar petugas lantaran tidak punya tempat. Jadi, dengan adanya kegiatan ini, kami harapkan pedagang kecil masih bisa berdagang dan bersaing secara sehat," ucapnya.

IPPKINDO pun gencar menggelar festival serupa. Tentu saja di tempat dan waktu yang berbeda-beda. "Kami road show lima lokasi antara lain Matahari Mall dan Depok Town Square," tuturnya.

Jam buka festival disesuaikan dengan jam operasi pusat pertokoan Thamrin City, yakni jam 10.00-21.00. Nah, bagi Anda yang ingin memanjakan lidah Anda dengan masakan-masakan tradisional, silakan datang ke Thamrin City, tapi jangan lupa, dalam festival tersebut, uang rupiah tidak berlaku, melainkan dengan uang-uangan kertas yang memiliki nominal berbeda.

"Jadi, kalau yang mau belanja, harus tukarkan uang rupiahnya ke uang-uangan kertas, baru bisa belanja. Nanti, kalau ternyata uang yang ditukarkan tidak habis semua, maka sisanya bisa ditukarkan kembali ke rupiah," ujar Heri.


Editor: Anita K Wardhani  |  Sumber: Warta Kota
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup