Tujuh Kantor Kedubes Suriah Diserang Demonstran
Para pengunjuk rasa mengatakan, pasukan Suriah membunuh lebih dari 200 orang di kota Homs sebelum fajar jatuh di hari Sabtu (4/2/2012)
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto
TRIBUNNEWS.COM - Para pengunjuk rasa menyerang tujuh kantor kedutaan besar Suriah di seluruh dunia, sebagai bentuk kekesalan terhadap rezim Pemerintah Suriah di bawah kepemimpinan Presiden, Bashar al-Assad, yang terus menerus membantai rakyat Suriah.
Menurut pemberitaan Associated Press (AP), Minggu (5/2/2012), pengunjuk rasa menghancurkan kantor diplomat Suriah, dari London, Inggris hingga ke Australia, dan membakar kantor diplomat Suriah di Kairo, Mesir.
Para pengunjuk rasa mengatakan, pasukan Suriah membunuh lebih dari 200 orang di kota Homs sebelum fajar jatuh di hari Sabtu (4/2/2012) waktu setempat. Mereka mengatakan pasukan Suriah membobardir warga sipil dengan senjata mortir dan artileri. Otoritas Suriah, membantah hal tersebut.
Polisi Australia mengatakan, massa mengeruduk kedutaan Suriah di daerah kawasan diplomatik di Canberra, Sabtu malam, dan mengakibatkan kerusakan parah di lantai dasar gedung berlantai dua tersebut.
Perwakilan Pemerintah Suriah, Jawdat Ali mengatakan, sedikitnya 50 pria mendobrak pintu depan kantor Kedubes Suriah di Australia, dan menghancurkan perabot serta mencuri komputer.
Jawdat menambahkan, dua pegawai kedutaan sedang berada di kantor itu saat serangan terjadi. Untungnya, para penyerbu tidak mengancam dan menyakiti kedua pegawai kedutaan itu. Para penyerbu pergi sebelum polisi datang ke tempat kejadian.
Terkait insiden itu, ia menyalahkan pemberitaan media di Suriah, yang kerap memberitakan konflik di Suriah dengan memberi cap aksi barbarian atau terorisme yang dilakukan pemerintah Suriah.
Serangan serupa juga terjadi di London, Inggris. Sedikitnya 12 orang pelaku penyerangan, ditahan oleh polisi Inggris. Sementara di Athena, Yunani, polisi menangkap 13 orang yang memaksa masuk ke dalam kantor kedutaan besar Suriah pada Sabtu dinihari.
Sedangkan di Jerman, 20 orang ditahan juga masuk dengan paksa ke kedutaan besar Suriah di Berlin serta menghancurkan kantor kedutaan itu.