Kamis, 24 Mei 2012
Tribunnews.com

Video Pelecehan Remaja Putri Hampir Ditelanjangi Beredar

Tribunnews.com - Selasa, 7 Februari 2012 11:03 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Video Pelecehan Remaja Putri Hampir Ditelanjangi Beredar
KOMPAS.com/ Muhammad Hasanudin
Video pelecehan remaja putri oleh rekan-rekannya yang beredar luas di Bali sejak Senin kemaren kini menjadi perhatian masyarakat karena kekejaman pelaku. 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Video pelecehan dan penganiayaan seorang remaja putri beredar luas. Pelecehan dan penganiayaan remaja putri itu diduga dilakukan sekelompok remaja putri yang diduga teman-teman korban. Video berdurasi 5 menit 36 detik ini mulai menyebar di sejumlah situs jejaring sosial seperti Facebook sejak Senin (06/02/2012) kemarin.

Video ini berisi tindakan keji sejumlah remaja putri terhadap salah satu rekan mereka. Dari dialog di antara mereka, penganiayaan ini diduga akibat utang korban yang belum terbayar kepada salah seorang pelaku. Dari logat bicara mereka, dan plat nomor sepeda motor, kejadian tersebut berlangsung di Bali.

Penganiayaan yang dilakukan 7 remaja putri ini tergolong sadis. Selain memukuli korban, para pelaku penganiayaan juga menggunting baju dan celana korban hingga nyaris telanjang. Beruntung, saat rambut korban akan digunduli, ada seorang ibu yang melihat kejadian ini, dan kelompok remaja putri tesebut langsung lari menggunakan sepeda motor.

Kecaman langsung mengalir deras di media sosial setelah mereka melihat video ini. "Masak cewek sekejam itu, intinya anak muda sekarang makin ganas aja," ujar Bagus Aditnya salah seorang mahasiswa di Bali yang geram melihat tingkah laku kelompok remaja putri tersebut. "Kalau bisa pelakunya ditangkaplah," imbuhnya lagi.


Editor: Hasiolan Eko P Gultom  |  Sumber: Kompas.com
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup