Minggu, 17 Mei 2026

Sebelum Tabrakan Beruntun Ayi Menghilang Dua Hari

Sebelum kejadian tabrakan beruntun yang dilakukan tersangka Muhammad Huzari alias Ayi (18)

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Misran Asri

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Sebelum kejadian tabrakan beruntun yang dilakukan tersangka Muhammad Huzari alias Ayi (18), remaja asal Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (07/02/2012) sore, dilaporkan sempat dua hari tidak pulang ke rumahnya.

Pengakuan itu diutarakan Affan, orangtua Muhammad Huzari (sebelumnya tertulis Muhammad Munzari alias Ayi) yang ditemui di RSU Zainoel Abidin, Banda Aceh, Rabu (8/2/2012).

Menurutnya, anak bungsunya itu tergolong berwatak keras. Bila dimintai sesuatu, harus dipenuhi. Jika tidak, maka Ayi akan menghancurkan semua yang ditemukan berada di depannya.

"Lemari di rumah telah hancur dibuatnya. Kami orangtuanya juga tidak bisa berbuat apa-apa. Dia sudah menghilang selama dua hari dari rumah, sebelum kejadian ini. Pada waktu itu, dia beralasan mau pergi ke tempat temannya," kata Affan.

Dikatakan Ayi, sapaan kecil untuk anaknya itu merupakan putra bungsu dari empat bersaudara. Sejak kelas 3 SD sebut Affan, kejiwaan anaknya itu sudah mulai terganggu. Dan keluarga telah mengobati Ayi ke beberapa tabib yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Pantauan Serambinews.com, Rabu (8/2/2012) siang, kondisi Ayi, pengemudi Avanza BL 726 LC yang ditembak polisi sehari sebelumnya, karena kabur setelah menabrak secara beruntun pejalan kaki, lapak pedagang serta beberapa sepeda motor diparkiran dalam kawasan Banda Aceh mulai membaik.

Ayi ditembak di sisi hidung kananya dan tembus ke lehernya, lantaran terus berusaha kabur dengan menerobos penghadangan yang dilakukan polisi dan korban tabrakan yang ikut mengejarnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved