Sidang Polisi Selingkuh Ditunda
Pengadilan Negeri Watampone menunda persidangan oknum polisi Brigadir Abdul Latief dengan kasus asusila,
Laporan Wartawan Tribun Timur, Mahyuddin
TRIBUNNEWS.COM, WATAMPONE - Pengadilan Negeri Watampone menunda persidangan oknum polisi Brigadir Abdul Latief dengan kasus asusila, Rabu (8/2/2012). Penundaan itu dikarenakan jaksa penuntut umum Andi Alamsyah berhalangan hadir di persidangan sehingga Ketua majelis hakim memutuskan untuk menunda persidangan.
Sebelumnya, kasus ini sudah dimejahijaukan di Pengadilan Negeri Bone namun, persidangan pembacaan dakwaan itu berlangsung secara tertutup.
Abdul Latief merupakan oknum Kepolisian Republik Indonesia yang bertugas di Polsek Patimpeng, Kabupaten Bone. Oknum ini dimejahijaukan setelah melakukan tindak asusila dengan istri sahabatnya sendiri. Latief kemudian dilaporkan ke Provos Polres Bone untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Sebelumnya, Oknum Polisi ini ditenggarai berselingkuh dengan Hasmawati istri dari Sapri yang bekerja sebagai petugas keamanan di perusahaan swasta di Kabupaten Bone. Aksi pelaku diketahui saat oknum polisi tersebut sedang asyik bermain kartu di BTN Wiraha Bakti. Safri dan Abdul Latief merupakan sahabat yang rumahnya saling berhadapan di perumahan tersebut.
Saat itu, pelaku berpamitan untuk pulang istirahat. Usai bermain kartu, Sapri kemudian pulang ke rumahnya. Curiga dengan kondisi pintu dapur rumahnya terbuka, Safri lalu memanjat tembok belakang rumahnya untuk masuk ke dalam rumahnya dan mengintai istrinya.
Istri Sapri yang mendengar suara dari pintu belakang rumahnya, langsung keluar dari kamar. Sapri lalu bergegas sembunyi di belakang pintu dapurnya. Namun, persembunyiannya itu diketahui istrinya. Sapri pun mengelak bersembunyi dan menyampaikan dirinya hendak masuk ke kamar tidur untuk mengambil jas hujan.
Kepala rumah tangga yang telah memiliki dua buah hati ini kemudian masuk ke dalam kamarnya dan melihat bayangan mencurigakan dari bawah ranjangnya. Setelah diperiksa, ternyata pelaku bersembunyi di bawah ranjang tanpa mengenakan busana. Sapri lalu memanggil warga sekitar namun, Latief sudah meninggalkan lokasi tersebut.
" Saya dengan Latief merupakan sahabat selama 11 tahun dan sangat kecewa dengan kelakuannya. Saya berharap penegak hukum dapat memberikan sanksi sesuai pertanggungjawabannya, " ungkap Sapri.