Kamis, 24 Mei 2012
Tribunnews.com

Presiden AS Barack Obama Nyambi Jadi Pelatih Basket

Tribunnews.com - Minggu, 12 Februari 2012 23:36 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Presiden AS Barack Obama Nyambi Jadi Pelatih Basket
istimewa
Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama tiap akhir pekan melatih basket di sekolah anaknya. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama mungkin bagian kecil dari kepala negara di dunia yang memiliki talenta ganda.

Tak hanya memiliki talenta menjadi pemimpin sebuah bangsa besar, Obama ternyata juga piawai menjadi pelatih olahraga bola basket.

Ya, Obama, menjadi pelatih tim bola basket sekolah Sidwell Friends tempat putrinya, Sasha Obama, mengenyam pendidikan.

Berlokasi di Washington DC, tim bola basket sekolah Sidwell Friends, selalu disambangi oleh Obama setiap akhir pekan, dimana saat itu berganti peran dari seorang Presiden AS menjadi seorang pelatih bola basket.

Ia memang sudah berjanji di setiap akhir pekan meluangkan waktu untuk melatih tim bola basket sekolah Sidwell Friends.

Di hari Minggu, ditemani kedua putrinya, Malia dan Sasha Obama, Barack Obama, hadir dalam sesi latihan di hari Minggu. Mengenakan jaket kasual berwarna biru, dengan celana jeans berwarna putih hitam, Obama nampak sangat antusias, menjalani sesi latihan.

Ibu Negara Michelle Obama menggambarkan suaminya sebagai pria yang sangat berdedikasi untuk memaksimalkan potensi anak perempuan mereka di bidang olahraga.

"Dia tidak pernah melewatkannya satu minggu pun," ujarnya seperti dikutip Dailymail, Minggu (12/2/2012).

Obama sendiri, diketahui merupakan 'penggila' olahraga bola basket. Bulan lalu ia memenuhi impian banyak penggemar basket, ketika ia diberi sepasang sepatu Nike Air Jordans milik legenda basket Michael Jordan.

Kecintaannya pada olahraga basket, juga terlihat dari sebuah jersey basket dengan tulisan 'Obama 44' terpampang di atasnya, yang dijual seharga 95 US dollar per satu buah, dalam acara penggalangan dana untuk pencalonan dirinya menjadi Presiden AS.

Namun hobinya itu, sempat menempatkannya dalam bahaya, pada tahun 2010, ia harus menerima 12 jahitan di bibirnya, setelah seorang anggota keluarganya menyikutnya tidak sengaja dalam pertandingan bola basket dengan teman dan keluarga. (dailymail)


Penulis: Samuel Febrianto  |  Editor: Anwar Sadat Guna
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup