Kamis, 24 Mei 2012
Tribunnews.com

Farihin Akui Kemampuan Demolition Umar Patek

Tribunnews.com - Senin, 13 Februari 2012 12:25 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Farihin Akui Kemampuan Demolition Umar Patek
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Tersangka terorisme, Umar Patek bersama istrinya, Ruqayyah . 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Umar Patek, satu dari sekian aktor kasus Bom Bali I pada 2002, memiliki keahlian demolition mumpuni. Keahlian Umar yang beristerikan warga Filipina ini diakui kakak kelasnya saat mengenyam pendidikan militer di Kamp Ittihad Islami, Afghanistan.

"Orangnya memang kalem, enggak banyak bicara. Tapi punya keahlian. Di Afghanistan untuk demoliton standar. Tapi dia belajar lagi. Spesifikasinya sama dengan Dulmatin," ujar Farihin kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (13/2/2012).

"Seperti yang anda ligat, kalem enggak banyak bicara tapi punya keahlian. Saya pulang dia datang ke Afghanistan. Dia akademik. Cuma spesifikasi sama Dulmatin. Saya kakak kelas di Afghanistan. Camp Ittihad Islami," katanya.

Farihin melihat keahlian menonjol Umar Patek ketika dia memakai resistor sebagai penyambung baterai sembilan volt untuk meledakkan bom yang beratnya satu ton. Apalagi, kata Farihin, alat-alat yang dipergunakan untuk rangkaian bom itu jauh dari pengetahuannya.

Memang, ketika Farihin keluar dari Afghanistan, Umar Patek baru masuk ke Afghanistan. Kemampuan adaptifnya terbilang baik. Ia menguasai tiga bahasa, Inggris, Arab, dan Persia. Ditambah, tiga bahasa daerah istrinya di Mindanao, yang menjadi basis MLF. (*)


Penulis: Yogi Gustaman  |  Editor: Gusti Sawabi
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup