Kamis, 24 Mei 2012
Tribunnews.com

FPI: Copot Kapolda Kalteng

Tribunnews.com - Senin, 13 Februari 2012 13:02 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
FPI: Copot Kapolda Kalteng
tribunnews.com
Habib Rizieq saat melapor ke Bareskrim Mabes Polri, Senin (13/2/2012) 

Laporan wartawan tribunnews.com : Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Pengepungan bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (11/2/2012) berbuntut panjang. Ketua DPP FPI Habib Rizieq Sihab menyambangi Bareskrim Polri untuk melaporkan peristiwa tersebut.

Habib Rizieq menganggap bahwa kejadian tersebut terorganisir dan direncanakan Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang.

"Bohong bila Gubernur Kalimantan Selatan Teras Narang tidak tahu-menahu dan tidak terlibat. Bohong Kapolda Kalimantan Tengah Brigjen Damianus Zacky tidak tahu-menahu dan tidak terlibat," ungkap Habib Rizieq di Bareskrim Polri, Senin (13/2/2012).

Ia pun menjelaskan maksud kedatangannya ke Bareskrim, FPI meminta supaya Kapolri Jendera Polisi Timur Pradopo untuk mencopot Brigjen Pol Damianus Jackie sebagai Kapolda Kalimantan Tengah.

"Maksud kedatanganan kami, menuntut bapak Kapolri untuk segera mencopot Kapolda Kalimantan Tengah, Brigjen Pol Damianus Jackie," kata Habib menegaskan.

Damianus Jackie, seorang putra Dayak muslim, bergelar haji. Ia menjabat Kapolda kalteng, yang bersama tujuh Kapolda lainnya dilantik Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) di Mabes Polri Jumat (30/10/2009).

Kemudian, FPI pun meminta Polri untuk segera melakukan proses hukum terhadap Teras Narang dan beberapa lainnya dengan dugaan pelanggaran KUHP, perusakan secara bersama-sama pasal 170, perampasa kemerdekaan pasal 333, perbuatan tidak menyanangkan pasal 335, dan perencanaan pembunuhan pasal 340.


Penulis: Adi Suhendi  |  Editor: Gusti Sawabi
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup