Gerakan Posyandu TAT Wilayah Timur Dibuka
Peresmian menandai dimulainya kegiatan program 2012 yang terdiri atas Kelas Kader Posyandu, Kontes di 14 provinsi, serta Pemberian penghargaan
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gerakan Posyandu Tumbuh-Aktif-Tanggap 2012 untuk wilayah Timur Indonesia diresmikan Senin (13/2/2012), oleh Ketua Umum Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Pusat Hj. Vita Gamawan Fauzi, SH, didampingi Jason Avancena, Direktur PT. Nestlé Indonesia, sebagai mitra kerjasama dalam kegiatan Gebyar Posyandu
Peduli Tumbuh-Aktif-Tanggap di Malang.
Peresmian menandai dimulainya kegiatan program 2012 yang terdiri atas Kelas Kader Posyandu, Kontes di 14 provinsi, serta Pemberian penghargaan kepada kader Posyandu terbaik akan dilaksanakan pada acara Jambore Nasional PKK di Oktober 2012. Kegiatan serupa dilaksanakan di Bekasi, Jawa Barat pada 24 Januari 2012 lalu.
Pilihan Malang sebagai Gebyar Posyandu Peduli TAT dilaksanakan di kota Malang, Jawa Timur karena di provinsi ini terletak pabrik Nestlé dimana Nestlé Indonesia setiap hari menyerap sekitar sekitar 650.000 liter susu segar dari sekitar 33.000 peternak sapi perah yang tergabung di lebih dari 35 koperasi susu di Jawa Timur.
Gerakan Posyandu Peduli Tumbuh-Aktif-Tanggap 2012 adalah program kerjasama PKK Pusat dan Nestlé Dancow Batita dalam upaya memberikan pelatihan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu melalui sosialisasi tiga tanda TAT (Tumbuh-Aktif-Tanggap) sebagai panduan mudah bagi para kader dan orang tua dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan optimal anak.
Panduan ini dirumuskan oleh tim ahli yang mewakili kajian ilmu terkait, terdiri atas ahli gizi Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, psikolog anak Dra.Mayke Tedjasaputra, M.Psi, tim ahli PKK Pusat dan tim Nestlé. Panduan tersebut kemudian dituangkan dalam modul-modul pelatihan sebagai panduan dalam pelatihan kader dan pelaksanaan harian Posyandu.
Program ini bertujuan turut mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat, sesuai visi dan misi Tim Penggerak (TP) PKK Pusat dan Nestlé Indonesia. Ini merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman yang ditandatangani Tim Penggerak PKK Pusat dan PT. Nestlé Indonesia dalam Seminar Nasional “Batita Indonesia TAT” di Pontianak 30 Mei 2011.
Sebagai sebuah gerakan nasional, program ini bertujuan meningkatkan kinerja para kader Posyandu dengan meningkatkan pengetahuan terhadap aspek tumbuh-kembang anak sehingga dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Gerakan Posyandu Peduli Tumbuh-Aktif-Tanggap mendukung program Pemerintah yakni merevitalisasi dan meningkatkan kualitas Posyandu se-Indonesia. Gerakan ini mampu meningkatkan peran para kader Posyandu sebagai ujung tombak kesehatan dan semakin banyak masyarakat Indonesia datang ke Posyandu untuk memonitor tumbuh, aktif, tanggap anak mereka yang berusia dibawah 3 tahun,” ujar Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat Hj. Vita Gamawan Fauzi, SH dalam Gebyar Posyandu Peduli Tumbuh-Aktif-Tanggap dalam rilis yang diterima Tribunnews, Senin (13/2/2012).
Jason Avancena, Direktur PT. Nestlé Indonesia mengatakan, Gerakan Posyandu Peduli Tumbuh-Aktif-Tanggap (TAT) merupakan salah satu bentuk komitmen Nestlé Indonesia dalam turut mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat.
"Gerakan-gerakan nasional ini dapat meningkatkan pengetahuan para kader Posyandu untuk mendorong dan mewujudkan batita Indonesia yang lebih sehat,” paparnya.
Pritha, Category Marketing Manager Nestlé Dancow Growing Up Milk mengatakan, Nestlé DANCOW Batita ingin selalu meningkatkan pelaksanaan gerakan Posyandu secara berkelanjutan.
“Tugas kader PKK sebagai ujung tombak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sangat penting, oleh karena itu di tahun 2012 ini kami membuat modul pelatihan Gerakan Posyandu Peduli Tumbuh-Aktif-Tanggap sebagai standar pelajaran tentang tumbuh kembang anak yang optimal dan membantu meningkatkan kualitas posyandu di Indonesia, untuk mewujudkan anak-anak Indonesia yang lebih sehat dan juga memberikan apresiasi kepada kader-kader terbaik di Indonesia,” paparnya.
Susu pertumbuhan Nestlé DANCOW Batita telah menggelar pelatihan bagi para kader sejak tahun 2008 melalui program “Ayo ke Posyandu TAT (Tumbuh-Aktif-Tanggap)” dan hingga kini telah menjangkau lebih dari 15.400 kader di lebih dari 3.700 Posyandu di 16 propinsi, serta melibatkan lebih dari 350.000 para ibu.