5000 Tabung Elpiji Terbengkalai
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Bangka Belitung, Aldan Djalil mengatakan, 5.000 tabung gas elpiji ukuran 3 kg terbengkalai.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Alza
TRIBUNNEWS.COM,BANGKAPOS - Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Bangka Belitung, Aldan Djalil mengatakan, 5.000 tabung gas elpiji ukuran 3 kg terbengkalai.
Selama dua tahun ini, tabung bercat hijau itu disimpan di Stasiun Pengisian Bahan Gas Elpiji (SPBE) Kelapa, Bangka Barat.
"Investor sudah membangun SPBE di
Kelapa dan Selindung, Pangkalpinang. SPBE sudah selesai untuk menyalurkan gas elpiji subsidi 3 kg," kata Aldan kepada bangkapos.com, Selasa (14/2/2012).
Aldan menduga, pemerintah lama mengeluarkan keputusan lantaran mempertimbangkan alasan teknis keselamatan.
Dia menjelaskan, harga gas elpiji 3 kg ditetapkan Rp 15 ribu. Sedangkan, gas 12 kg nonsubsidi berkisar Rp 100 ribu sampai Rp 110 ribu.
"Gas elpiji 12 kg ada empat agen di Bangka yakni Muntok, Kelapa dan dua di Pangkalpinang,"ujarnya.