Kamis, 24 Mei 2012
Tribunnews.com

Dosen Unsoed Mendeteksi Katarak dengan Kamera Digital

Tribunnews.com - Selasa, 14 Februari 2012 08:47 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Dosen Unsoed Mendeteksi Katarak dengan Kamera Digital
TRIBUNJOGJA.COM/HANAN WIYOKO
Dr.Eng. Retno Supriyanti,ST.,MT (kiri) mempraktikkan metode deteksi dini katarak melalui kamera digital. 

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Hanan Wiyoko

TRIBUNNEWS.COM, PURWOKERTO - Dosen Jurusan Tekhnik Elektro Fakultas Sainstek Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jateng, Dr Eng Retno Supriyanti ST MT berhasil membuat alat dan software untuk mendeteksi dini penyakit katarak. Alat yang ditemukannya terbilang sederhana, karena menggunakan kamera digital.

"Temuan ini dari hasil desertasi saya di Nara Institute of Science and Technology, Jepang, bersama tim," kata Retno saat paparan di gedung rektorat Unsoed Purwokerto, Senin (13/2/2012).

Ia melanjutkan, metode tersebut sudah mendapatkan dua patent yaitu dari Japan Patent dengan nomor  2008-035367 dan International Patent dengan nomor PCT JP2009/52572. Invetor dari patent tersebut adalah satu tim yang terdiri dari Dr Eng  Retno Supriyanti ST MT,  Hitoshi Habe DInfo, Prof Masatsugu Kidode, dan Prof Satoru Nagata.

Alat tersebut, kata Retno, sudah dipraktikkan untuk bakti sosial di Desa Gemuruh, Kecamatan Padamara, Purbalingga.


Editor: Anita K Wardhani  |  Sumber: Tribun Jogja
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup