Mayat Wanita Dalam Kondisi Hamil Ditemukan Nelayan
Warga Kota Borong, Manggarai Timur, NTT, heboh ditemukannya mayat seorang wanita tanpa identitas di pinggir sungai, Senin (14/2/2012).
Laporan Wartawan Pos Kupang, Kanis L Bana
TRIBUNNEWS.COM,BORONG - Warga Kota Borong, Ibukota Kabupaten Manggarai Timur, NTT, heboh ditemukannya mayat seorang wanita tanpa identitas di pinggir sungai Wae Bobo, Senin (14/2/2012) sekitar pukul 6.30 Wita.
Jasad wanita yang diduga sedang berbadan dua itu dalam kondisi mengenaskan.
Aparat Kepolisian Sektoral (Polsek) Borong bersama tim medis setempat sudah berhasil evakuasi korban. Saat ini disemayamkan di Puskesmas Borong untuk divisum. Sementara aparat kepolisian dan pemerintah setempat sedang melakukan pelacakan identitas korban.
Informasi yang dihimpun Pos Kupang di Puskesmas Borong menyebutkan, Abdullah salah seorang nelayan melintasi pinggir sungai Wae Bobo. Dari jarak pandang sekitar 100 meter Abullah melihat sesuatu berupa seonggokan tubuh manusia.
Lantaran penasaran Abdullah berusaha mendekati onggokan yang mencurigakan itu dan mendapatkan mayat seorang wanita dalam posisi telungkup di pinggir sungai sekitar 100 meter dari muara Wae Bobho. Atas penemuan itu Abullah menyampaikan kepada aparat keamanan terkait.
Sebelumnya evakuasi korban aparat kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban mengenakan celana jeans biru sebatas lutut dan mengenakan baju kaus. Baju kaus menutup wajah korban. Kondisi korban sudah mengenaskan karena sudah mulai membusuk. Bahkan perut korban sudah membesar.
Aparat kepolisian juga menemukan sebuah tas kresek. Dalam tas itu ditemukan botol aqua, kartu hasil pemeriksaan dokter dan beberapa identitas lainya.
Informasi lain menyebutkan, dari jejak sementara dan nama yang tertera dalam kartu pemeriksaan dokter dalam tas kreseknya, korban adalah Theresia Sariyati N.
Aparat kepolisian mencoba menghubungi nama tersebut dan diperoleh jawaban sedang ada di Ruteng. Karena itu disimpulkan mayat korban bukan atas nama yang tertera dalam kartu pemeriksaan dokter.
Untuk sementara korban dititipkan di Puskesmas Borong sambil melakukan pelacakan lebih lanjut.
Kepala Bencana Penanguulangan Bencan Daerah (BPBD) Matim, Frans Malas yang dikonfirmasi Pos Kupang mengaku mayat korban sudah bau dan membusuk. Untuk sementara tetap diupayakan pelacakan identitas korban. Selain itu mayat korban harus dikuburkan hari ini juga.
“Jasad korban harus dikuburkan karena sudah bau. Kita tetap usahakan cari identitas korban,” katanya.