Rabu, 10 Juni 2026

Mayat Wanita Dalam Kondisi Hamil Ditemukan Nelayan

Warga Kota Borong, Manggarai Timur, NTT, heboh ditemukannya mayat seorang wanita tanpa identitas di pinggir sungai, Senin (14/2/2012).

Tayang:
Editor: Romualdus Pius

Laporan Wartawan Pos Kupang, Kanis L Bana

TRIBUNNEWS.COM,BORONG - Warga Kota Borong, Ibukota Kabupaten Manggarai Timur, NTT, heboh ditemukannya mayat seorang wanita tanpa identitas di pinggir sungai Wae Bobo, Senin (14/2/2012) sekitar pukul 6.30 Wita.

Jasad wanita yang diduga sedang berbadan dua itu  dalam kondisi mengenaskan.

Aparat Kepolisian Sektoral (Polsek) Borong bersama tim medis setempat sudah berhasil evakuasi korban. Saat ini disemayamkan di Puskesmas Borong untuk divisum. Sementara aparat kepolisian dan pemerintah setempat  sedang  melakukan pelacakan  identitas korban.

Informasi yang dihimpun Pos Kupang  di Puskesmas Borong menyebutkan,  Abdullah salah seorang nelayan melintasi pinggir sungai Wae Bobo. Dari jarak pandang sekitar 100 meter Abullah melihat  sesuatu berupa seonggokan  tubuh manusia.

Lantaran penasaran Abdullah berusaha mendekati onggokan yang mencurigakan itu dan  mendapatkan mayat seorang wanita dalam posisi telungkup di pinggir sungai sekitar 100 meter dari muara Wae Bobho.  Atas penemuan itu Abullah menyampaikan kepada aparat keamanan terkait.

Sebelumnya  evakuasi korban aparat kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban mengenakan celana jeans biru sebatas lutut dan mengenakan baju kaus. Baju kaus  menutup wajah korban. Kondisi korban sudah mengenaskan karena sudah mulai membusuk. Bahkan perut korban sudah membesar.

Aparat kepolisian  juga menemukan sebuah tas kresek. Dalam tas itu ditemukan botol aqua, kartu hasil pemeriksaan dokter dan beberapa identitas lainya.

Informasi lain menyebutkan, dari jejak sementara dan nama yang tertera dalam kartu pemeriksaan dokter  dalam tas kreseknya, korban adalah  Theresia Sariyati N.

Aparat kepolisian mencoba  menghubungi nama tersebut dan diperoleh jawaban sedang ada di Ruteng. Karena itu disimpulkan mayat korban bukan atas nama yang tertera dalam kartu pemeriksaan dokter.

Untuk sementara korban dititipkan di Puskesmas Borong sambil melakukan pelacakan lebih lanjut.

Kepala Bencana Penanguulangan Bencan Daerah (BPBD) Matim, Frans Malas yang dikonfirmasi Pos Kupang mengaku mayat korban sudah bau dan membusuk. Untuk sementara tetap diupayakan pelacakan identitas korban. Selain itu mayat korban harus dikuburkan hari ini juga.

“Jasad korban harus dikuburkan karena sudah bau. Kita tetap usahakan cari identitas korban,” katanya.

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved