Kamis, 24 Mei 2012
Tribunnews.com

Potensi Besar Namun Kehidupan Nelayan Tetap Terabaikan

Tribunnews.com - Selasa, 14 Februari 2012 20:14 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Potensi Besar Namun Kehidupan Nelayan Tetap Terabaikan
IST
Hermanto Anggota Komisi IV DPR RI

TRIBUNNEWS.COM - Potensi budidaya ikan ternyata belum memberikan kesejahteraan kepada masyarakat khususnya nelayan tradisional. Demikian disampaikan Hermanto Anggota Komisi IV DPR RI seperti dikutip dalam rilis yang dikirim ke redaksi Tribunnews.com, Selasa (14/2/2012).

Menurutnya, dari 9,58 juta hektar potensi perikanan budi daya, yang dimanfaatkan per 2010 baru seluas 1,11 juta hektare. Ini artinya sekitar 90 persen potensi lahan perikanan budi daya kita masih terabaikan. Padahal jika potensi yang begitu besar ini dioptimalkan maka kontribusinya begitu besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Tentu ini menjadi tantangan bagi kita untuk memberdayakan potensi sumberdaya lokal kita yang begitu besar.

Lebih lanjut Legislator PKS Dapil Sumbar ini mendorong pemerintah khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengoptimalkan potensi ini dengan memberikan dukungan terhadap perikanan budidaya.

"Kalau potensi ini bisa digarap serius akan mampu berkontribusi untuk memajukan kehidupan nelayan. Permasalahan pengangguran yang begitu besar jumlahnya akan bisa teratasi karena akan memberikan lapangan kerja baru bagi masyarakat nelayan", jelasnya.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo menyatakan bahwa pemanfaatan lahan budi daya air tawar saat ini baru mencapai sekitar 10 persen, pemanfaatan lahan budi daya air payau sekitar 40 persen, dan pemanfaatan lahan budi daya laut hanya mencapai 0,01 persen.


Penulis: Widiyabuana Andarias  |  
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup