Rektor: Penjagaan di UI Diperketat
Rektor Universitas Indonesia (UI) Gumilar Rusliwa Soemantri menegaskan pihaknya akan memperketat penjagaan untuk menghindari
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rektor Universitas Indonesia (UI) Gumilar Rusliwa Soemantri menegaskan pihaknya akan memperketat penjagaan untuk menghindari mudahnya teroris menyimpan senjata di hutan UI.
"Ini merupakan pelajaran bagi UI. Kami akan lebih banyak berkoordinasi dengan Kepolisian dan pihak terkait," ujar Gumilar kepada wartawan usai membuka Rakornas Kaderisasi PB PMII di Auditorium Magister Manajemen UI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2012).
Di internal sendiri, Gumilar mengatakan bahwa akan memperketat penjagaan di pintu utama UI dan menutup setiap celah, seperti pelubangan pagar dan tembok yang selama ini menjadi akses masuk liar orang yang ingin berkunjung ke UI.
Selain itu, Gumilar menambahkan, perlunya kerjasama dengan mahasiswa UI sendiri dalam menjaga lingkungan UI dari gerakan radikalisme yang selama ini masuk kedalam kampus-kampus.
"Mahasiswa sebaiknya membuat kegiatan dan aktif melakukan dialog kemahasiswaan sebagai upaya saling mengingatkan," tambah Gumilar.
Sebelumnya diberitakan, Detasemen Khusus 88 anti Teror menemukan senjata laras panjang di dalam Hutan Universitas Indonesia (UI) sekitar pada pukul 15.00 WIB, Kamis (9/2/2012). Senjata tersebut diduga hasil rakitan.
Keberadaan Senjata tersebut diketahui dari pengakuan tersangka Mulyadi, 35 tahun. Ia mengaku menanam senjata, pistol, dan beberapa butir peluru bersama temannya Beni.