Jumat, 25 Mei 2012
Tribunnews.com

Jemaat GKI Yasmin Desak Mahfud MD Turun Tangan

Tribunnews.com - Rabu, 15 Februari 2012 23:18 WIB
Share
Email
Print
 Text  +  
Jemaat GKI Yasmin Desak Mahfud MD Turun Tangan
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Jemaat Gereja Kristen Indonesia Yasmin, Bogor, melakukan ibadah dan unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Minggu (29/1/2012). Mereka menuntut agar diizinkan untuk melakukan aktivitas ibadah di lahan Gerejanya, karena telah memiliki putusan resmi dari Mahkamah Agung dan Ombudsman RI. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tak kunjung mendapat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin menemui Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Mereka mendesak MK turun tangan menuntaskan masalah GKI Yasmin.

"Kami datang bukan semata-mata bukan untuk perjuangan kepentingan Kristen. Kami datang demi kepentingan konstitusi. Sekali konstitusi lemah, maka dia akan lemah terus menerus. Tapi kalau kuat, akan kuat seterusnya," ujar Ketua Umum Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Andreas Yewangoe di gedung MK, Jakarta, Rabu (15/2/2012).

Menurutnya, hak konstitusional jemaat GKI Yasmin telah diabaikan pemerintah Bogor lantaran tak memberikan IMB GKI Yasmin.

"Kami ke sini mengajukan konstitusional complain karena hak konstitusional kami terganggu," ungkapnya.

Andreas menjelaskan, sepatutnya dengan putusan Mahkamah Agung, Wali Kota Bogor memberikan IMB untuk GKI Yasmin. Namun putusan MA ini diabaikan, jemaat justru terpaksa beribadah di jalanan.

Tidak hanya itu, jemaat GKI Yasmin juga menyesalkan sikap SBY yang plin plan. Pada 16 Desember 2011, SBY berjanji turun langsung menangani persoalan antara Wali Kota Bogor dengan jemaat GKI Yasmin. Namun janji tinggal janji, SBY tidak ikut campur lantaran terbentur UU Otonomi Daerah.

"SBY sebagai pemimpin bangsa tidak boleh melepas tanggung jawab dengan mengatakan ini bukan tanggung jawab Presiden. Seharusnya SBY memberikan solusi ke jajarannya untuk mencari solusi terhadap masalah ini," imbuhnya.


Penulis: Imanuel Nicolas Manafe  |  Editor: Ade Mayasanto
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Share
Email
Print
© 2012 TRIBUNnews.com All Right Reserved | About Us | Privacy Policy | Help | Terms of Use | Redaksi | Info iklan | Contact Us | Lowongan
Tribun, The National News Paper Kompas Gramedia Grup