Mafia Anggaran
KPK Segera Periksa Mekeng cs Soal Kasus PPID
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap memeriksa pimpinan Badan Anggaran DPR yang disebut-sebut oleh Politisi PAN, Wa Ode Nurhayati
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap memeriksa pimpinan Badan Anggaran DPR yang disebut-sebut oleh Politisi PAN, Wa Ode Nurhayati, termasuk para antek-anteknya.
"Itu semua nama yang dikemukakan pasti akan dikonfirmasi dan konfirmasi itu pasti memerlukan alat bukti yang lain, kan enggak bisa dong nama yang disebut-sebut kita langsung panggil, kan ada prosesnya, pengayaan jalan, proses itu ditelaah lebih lanjut," ujar Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, di gedung DPR, Jakarta, Rabu(15/2/2012).
Wa Ode, kata Bambang, juga harusnya menerangkan pernyataannya yang menjelaskan bahwa tidak bermain sendiri di Badan Anggaran DPR. Apabila komentar yang dia sampaikan kemarin itu hanyalah sebuah kesimpulan dari Wa Ode sendiri.
"Bu Wa Ode harusnya menjelaskan semua yang dia ketahui, tapi kalau pernyataan itu kan sudah sebuah kesimpulan, kan kita tidak bisa dong saya menyebut itu, kan mestinya dia jelaskan, saya ketemu dengan ini, ketemu dengan itu, begitu dong," jelasnya.
Pernyataan Wa Ode tersebut, lanjut Bambang, nantinya juga akan dinilai oleh tim penyelidik dan penyidik KPK.
"Itu kan nanti dinilai oleh penyidik dan penyelidik, dan dikonfirmasi lagi," pungkasnya.
Sebelumnya, Wa Ode Nurhayati angkat bicara. Politisi PAN ini menyebut ada permainan dari lingkaran Golkar plus Ketua Banggar Melchias Mekeng dalam kasus proyek Banggar yang menjeratnya.
Orang-orang Golkar yang dituding oleh Wa Ode terlibat adalah dua kader Partai Beringin itu, Haris Surahman dan Fahd Arafiq. Dua orang pengusaha itu diduga terkait dalam pemberian uang senilai Rp 6 miliar ke rekening Wa Ode.
Arafiq sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Sedangkan Haris sudah dicegah ke luar negeri.
Selain dua pengusaha yang terlibat langsung dalam kasus itu, Wa Ode juga menuding adanya keterlibatan Ketua Badan Anggaran, Melchias Mekeng dan anggota DPR Nudirman Munir.
"Kawan-kawan kan tahu siapa Haris ini kader mana, Saudara Fahd ini kader mana, mereka dari tempat yang sama dengan Mekeng dan Nudirman," tutur Wa Odde usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/2/2012).(*)