Rabu, 10 Juni 2026

Program Beasiswa di Paser Tidak Adil

Mahasiswa menganggap Pemerintah Kabupaten Paser tidak adil dan ada indikasi keterlibatan oknum

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Doan Pardede

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Mahasiswa menganggap Pemerintah Kabupaten Paser tidak adil dan ada indikasi keterlibatan oknum dalam penentuan beasiswa dan pengiriman mahasiswa ke luar daerah.

Hal ini terungkap dalam acara Persipas (Perbincangan Seputar Informasi Paser Keluarga Besar Mahasiswa Kabupaten Paser) yang diadakan di Gedung Bundar Fakultas Kehutanan Unmul, Minggu (19/2/2012).

Acara ini diikuti sekitar 140 mahasiswa Unmul asal Paser, sementara dari Pemerintah Paser hadir Syamsudin Cukur SE (DPRD Paser) dan Naimuddin (Kabag Kesra Pamkab Paser).

Menurut Ketua Panitia, Aldila Ryanda Tassa, salah satu tujuan acara yang bertema "Jadikan Bersipas sebagai Momentum untuk memperat silaturahmi untuk membentuk Paser yang harmonis" ini bertujuan untuk menyampaikan uneg-uneg mahasiswa kepada Pemerintah dan DPRD Paser.

"Kita merasa, Pemerintah daerah selama ini tidak adil dalam pemberian beasiswa dan pengiriman mahasiswa keluar daerah. Kami menduga ada oknum yang bermain disini. Kan pada tujuannya yang pantas mendapat beasiswa dan menuntut ilmu keluar daerah adalah mereka yang tidak mampu dan punya kemampuan intelektual. Tapi selama ini, hal itu tidak pernah kita lihat," kata Aldila.

Selain itu, mahasiswa juga mengeluhka infrastruktur yang ada di daerah asalnya, dimana kerusakan jalan menuju kecamatan ke Tanah Grogot sudah sangat aparah dan butuh perhatian pemerintah.

"Harapan kita, mahasiswa Paser itu tidak lupa asal daerah, peka masalah Paser yang ada, menggali informasi tentang Paser sedalam-dalamnya jarang ada unsur pemerintahan datang, serta semakin menumbuhkan jiwa kritis," kata Aldila.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved