Kamus Bahasa Daerah Minahasa Tenggara Segera Terbit
Yayasan Seni Budaya Sulawesi Utara (YSBSU) tengah menyusun kamus daerah satu suku di Minahasa Tenggara, Sabtu (25/2/2012)
TRIBUNNEWS.COM, RATAHAN - Yayasan Seni Budaya Sulawesi Utara (YSBSU) tengah menyusun kamus daerah satu suku di Minahasa Tenggara, Sabtu (25/2/2012) bertempat di Desa Betelen, Kecamatan Tombatu Barat.
Suku Tounsawang sebagai satu di antara tiga suku lainnya, yaitu Pasan dan Ponosakan akan segera memiliki kamus yang selain sebagai aset kebudayaan juga untuk melestarikan bahasa daerah yang bisa pudar seiring perkembangan jaman karena tak lagi digunakan para generasi mudanya.
Bentuk kepedulian pelestarian budaya ini menurut Benny Mamoto sebagai penggagas Yayasan Seni dan Budaya Sulawesi Utara (YSBSU) juga sebagai upaya untuk memperkuat generasi muda dari berbagai ancaman penyakit bangsa seperti penggunaan obat-obatan terlarang dan narkotika.
"Pelestarian budaya lewat bahasa daerah juga selain memperkuat jati diri, di harapkan bisa berkontribusi pada perang terhadap narkoba," jelas Mamoto kala menghubungi Tribun Manado sebelum kegiatan dimulai.
Kegiatan awal penyusunan kamus di rangkaikan dengan penanaman pohon sengon yang diikuti tokoh-tokoh adat.
"Untuk terciptanya kamus yang lengkap diharapkan dukungan masyarakat suku Tounsawang," tambahnya.
Ke depannya jika kamus ini sudah lengkap dan dipublikasikan ke kalangan luas di nasional dan internasional, YSBSU akan segera melakukan penyusunan untuk kamus daerah lainnya.
"Kamus suku Tounsawang akan menjadi motivasi YSBSU untuk terus memfasiltasi kamus suku lainnya," tutupnya. (*)