Mabes Polri Perintahkan Seluruh Polda Basmi Premanisme
Mabes Polri memerintahkan kepada seluruh Polda di Indonesia untuk meningkatkan kegiatan kepolisiannya dalam rangka membasmi tindak premanisme.
Penulis:
Adi Suhendi
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri memerintahkan kepada seluruh Polda di Indonesia untuk meningkatkan kegiatan kepolisiannya dalam rangka membasmi tindak premanisme.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Mohammad Taufik mengatakan perintah tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) supaya tetap kodusif dan menjamin ketenangan terhadap masyarakat.
“Mabes Polri sudah memerintahkan semua Polda dan jajaran untuk meningkatkan dinamika kegiatan kepolisian, bahkan sesuai dengan hasil analisa masing-masing Polda, bisa melakukan upaya operasi kepolisian. Tapi ini sifatnya kewilayahan,” ungkap Taufik di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/2/2012).
Taufik mengungkapkan bahwa perintah tersebut dalam rangka menjawab permasalah premanisme yang kian marak belakangan ini. Kasus penyerangan di Rumah Duka Rumah Sakit Pusat Angkatan darat (RSPAD) Jakarta Pusat, menjadi sebuah gambaran bahwa aksi brutal preman sudah sangat menakutkan masyarakat.
“Disamping itu juga peningkatan kegiatan secara preventif, diharapkan kegiatan pencegahan melalui peningkatan kegiatan patroli oleh satuan-satuan Sabhara ini bisa ditempatkan di daerah-daerah rawan, titik-titik, atau lokasi-lokasi yang mungkin menjadi tempat terjadinya gangguan Kamtibmas,” ungkapnya.
Namun, Mabes Polri menyerahkan untuk teknis pemetaan kerawanannya kepada pihak kepolisian Daerah. Menurut Taufik, Polda-Polda tentu saja lebih tahu tempat-tempat yang rawan dengan gangguan Kamtibmas.
“Jadi wilayah-wilayah sudah memiliki mapping wilayah kerawanan tersebut. Disamping itu kita perlu koordinasi dan komunikasi dengan seluh stakeholder yang lain, tokoh agama, tokoh masyarakat, kita imbau mengajak masyarakat lain agar tidak melibatkan diri atau tidak terlibat dalam tindakan premanisme tersebut,” ujarnya.