Sari Husada Bantu Biayai Operasi Rizki Ramadhan
Balita yang mengalami gangguan saluran makanan di bagian kerongkongan sejak lahir
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Balita yang mengalami gangguan saluran makanan di bagian kerongkongan sejak lahir hingga tidak bisa memasukkan makanan melalui mulut mendapat perhatian dari PT Sari Husada dan kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP dan PA).
Rizki Ramadhan, nama balita berusai 1,5 tahun itu tinggal di kawasan Bojong Menteng Rawa Lumbu Bekasi, Jawa Barat, mengalami kelainan bawaan sejak lahir dimana saluran kerongkongannya tidak tumbuh dengan sempurna sehingga tisak bisa memasukkan makanan lewat mulut ke saluran cerna. untuk mendapatkan asupan makanan dan nutrisi, dokter membuatkan lubang khusus di perutnya sehingga memungkinkan makanan atau nutrisi cair disuntikkan melalui selang khusus.
Hingga kini Rizki baru 3 kali melakukan operasi dari perkiraan 12 kali operasi medis bertahap yang harus dijalani untuk mencapai kesembuhan.
Dengan ketekunan Paini, ibu asuhnya, Rizki bisa tumbuh dengan baik secara fisik, mental dan intelektual hingga sekarang beusia 1,5 tahun.
"Saya harus membersihkan saluran nafasnya dari lendir dua kali sehari, dan memasukkan makanan melalui selang khusus," kata Tuti, ibu kandung Rizky yang tinggal di rumah ibu Paini saat mendapat kunjungan dari PT Sari Husada dan KPP dan PA itu, Selasa (20/3/2012).
Paini yang juga memiliki kekurangan fisik, tinggal di rumah kontrakan bersama dengan 11 orang binaannya yang sebagian besar penderita cacat tubuh. Mereka mencari nafkah secara bersana dengan membuat dan berdagang kue serta menjahit.
Corporate Affairs and Legal Director Sari Husada Yeni Fatmawati mengatakan Sari Husada memberikan bantuan berupa uang tunai Rp 50 juta untuk melunasi biaya pengobatan Rizki serta memberikan dan 10 karton (masing-masing isi 24 dus) susu pertumbuhan SGM Eksplor untuk pemenuhan kebutuhan gizi Rizki.
“Semoga bantuan kami dapat sedikit meringankan penderitaan Rizki dan keluarganya. Dan kami bahagia produk kami dapat membantu pemenuhan gizi anak dengan kondisi seperti Rizky," ujar Yeni didampingi oleh Corporate Affairs Head Sari Husada, Arif Mujahidin dan Staf Ahli Menteri PP dan PA Dr pinky Saptandari di Bekasi.
Kebetulan selama ini ibu Rizki memberikan SGM eksplor sebagai sumber gizi utama Rizki.
Dr Pinky Saptandari menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan Sari Husada dan berharap bantuan ini bisa mendorong semangat Rizky dan keluarga.
“Untuk kedepannya, biaya pengobatan Rizki sebagian besar ditanggung Pemerintah Kota bekasi namun untuk kebutuhan pelengkap seperti popok dan lain lain, keluarga rizki masih terbebani karena mereka termasuk golongan ekonomi lemah,” tutur Pinky.