Rencana Kenaikan Harga BBM
Mahasiswa Lemparkan Molotov Balas Tembakan Aparat di Monas
Kirucuhan unjuk rasa ribuan mahasiswa menolak kenaikan harga BBM di sekitar kawasan Monas, tak jauh
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kericuhan unjuk rasa ribuan mahasiswa menolak kenaikan harga BBM di sekitar kawasan Monas, tak jauh dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, hingga pukul 17.00 WIB, Selasa (27/3/2012), masih berlangsung.
Ribuan mahasiswa, yang berasal dari sejumlah perguruan tinggi di Jakarta, itu masih melakukan 'perlawanan' terhadap ratusan aparat kepolisian yang berada di lokasi.
Aksi lempar batu masih mewarnai demonstrasi mahasiswa terhadap aparat yang berusaha menghalau mereka menuju Istana Negara.
Jarak lokasi bentrokan dengan Istana Negara berkisar 500-600 meter.
Wartawan Tribun, Nicolas Timothy, melaporkan, sejumlah mahasiswa bahkan melemparkan bom molotov untuk membalas tembakan peluru karet dan gas airmata yang dilontarkan polisi.
"Terlihat ada beberapa kali mahasiswa melemparkan molotov ke arah ratusan aparat," demikian Nicolas melaporkan.
Suasana di lokasi masih terlihat memanas. Dua kendaraan water canon secara bergantian memukul mundur mahasiswa yang masih terus melakukan pelemparan ke arah aparat.
Tapi perlahan, sekitar 500 aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya dan Mabes Polri berhasil mendesak mahasiswa mundur. Mahasiswa didesak mundur hingga tepat di depan Stasiun Gambir.
Meski terdesak, namun ribuan mahasiswa masih berkumpul di lokasi. Puluhan bahkan ratusan di antara mereka mencoba maju dengan cara berpencar dan menyeranga aparat.
Akibat aksi ini, otomatis jalan ke arah Pasar Baru ditutup.