Mendikbud: Kalau BBM Naik, Dana BSM Disesuaikan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nicolas Timothy
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Mohammad Nuh mengatakan, dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) akan disesuaikan apabila harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik.
"Sebetulnya, mau ada kenaikan atau tidak mengenai harga BBM, apabila ada perubahan APBN maka anggaran pendidikan juga berubah," kata M Nuh kepada wartawan usai menghadiri Seminar Nasional Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Rabu (4/4/2012).
M Nuh menjelaskan, anggaran pendidikan dialokasikan sebesar 20 persen dalam APBN. Apabila ada perubahan APBN, maka anggaran pendidikan akan disesuaikan dan mengubah fungsi dalam proses pelaksanaan pendidikan itu sendiri.
Atas dasar itu, Pihaknya telah menyiapkan program BSM yang saat ini membiayai 6 juta siswa di seluruh Indonesia, akan diperluas jumlah siswa yang akan menerima BSM. Namun, saat ini rencana tersebut belum dilaksanakan lantaran harga BBM bersubsidi belum naik.
"Penerima bantuan siswa miskin yang baru tadi itu ditahan dulu tapi kami sudah siapkan data-datanya jika sewaktu-waktu ada perubahan tinggal diluncurkan saja," terang M Nuh.

