Harga Emas Kembali Menanjak
Sudah empat hari belakangan, harga emas ditransaksikan menanjak. Selasa
Laporan Wartawan Kontan, Baratut Taqqiyah
TRIBUNNEWS.COM - Sudah empat hari belakangan, harga emas ditransaksikan menanjak. Selasa (10/4/2012), harga emas di pasar spot naik 0,9 persen menjadi 1.654,90 dolar AS per troy ounce. Per pukul 14.24 waktu Singapura, harga emas berada di posisi 1.651,83 dolar AS per troy ounce. Sementara itu, harga kontrak emas untuk pengantaran Juni naik 0,7 persen menjadi 1.655,90 dolar AS per troy ounce di Comex, New York.
Adapun faktor yang mempengaruhi pergerakan harga emas adalah spekulasi investor bahwa bank sentral AS dan China akan mengambil langkah strategis untuk mendongkrak pertumbuhan setelah data ekonomi yang dirilis lebih rendah ketimbang prediksi.
"Kami melihat kembalinya permintaan emas di pasar. Penyebabnya, data ekonomi menyajikan data yang beragam mengenai kesehatan perekonomian global," jelas Yang Shandan, senior trade Cinda Futures Co seperti dilansir Bloomberg.
Seperti yang diketahui, China membukukan surplus pada neraca perdagangan pada Maret sebesar US$ 5,35 miliar. Sementara, proyeksi analis memprediksi defisit neraca perdagangan sebesar US$ 3,15 miliar. Di AS, data penambahan lapangan kerja hanya mencatatkan penambahan sebanyak 120.000 orang. Padahal, ekonom memproyeksikan lebih besar dari itu, yakni sebanyak 205.000 orang.
"Kami memprediksi, pertumbuhan ekonomi global masih akan rendah sehingga hal itu akan terus menyokong pergerakan harga emas," helas Yang.