Zulkifli Syukur Tak Menyangka Harus Berurusan dengan Polisi
Persib, Zulkifli Syukur tidak menyangka kejadian yang melibatkan dirinya dengan pemain Gresik United, akan berakhir di kantor Polisi.
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Pemain belakang Persib, Zulkifli Syukur, tidak menyangka kejadian yang melibatkan dirinya dengan pemain Gresik United, akan berakhir di kantor Polisi. Marwan melaporkan Zulkifli serta seorang pengawal tim Persib ke Polisi setelah pertandingan Persib melawan Gresik United.
Menurut mantan pemain Arema Indonesia ini, adu fisik dalam pertandingan sepak bola itu hampir pasti terjadi di setiap pertandingan. Dan itu adalah hal yang wajar sebab semua pemain tidak ingin timnya kalah, termasuk dirinya. Sehingga terkadang melibatkan emosi.
Begitupun dalam pertandingan yang dilaksanakan pada Rabu (11/2/2012) lalu. Sesaat setelah peluit panjang berbunyi, tampak ketegangan antara kedua pemain tersebut. Tidak diketahui pasti kenapa saat itu Marwan melayangkan pukulan kepada Zulkifli. Tidak terima akan perlakuan tersebut, Zulkifli mengejar Marwan dan juga melayangkan pukulan. Sial bagi Marwan, seorang tim pengamanan Persib ikut melayangkan pukulan ke arah kepala Marwan hingga berdarah.
Setelah pertandingan, malamnya Marwan melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Bandung dengan tuduhan penganiayaan. Namun setelah dua hari berlalu, Marwan akhirnya mencabut laporan tersebut dan jalan damai pun tercapai.
“Sekarang saya sudah lega. Saya juga tidak menyangka kalau kasus ini sampai harus ke proses hukum seperti ini. Ini pelajaran buat saya, juga buat pemain-pemain lain,” ujar Zulkifli, seperti dikutip dari situs simamaung.com.
Sementara itu manajer Persib, Umuh Muhtar, mengharapkan kejadian seperti itu tidak terulang kembali di lain waktu, karena dinilai bisa memalukan kota Bandung secara keseluruhan. “Alhamdulilah semuanya lancar. Untuk kedepannya kita ambil hikmahnya saja, agar tidak terjadi lagi,” kata Umuh.