Jumat, 12 Juni 2026

Megawati Pertimbangkan Maju Lagi

Megawati Soekarnoputri mempertimbangkan pencalonannya sebagai presiden dalam Pemilu 2014.

Tayang:
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, BALI--Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mempertimbangkan pencalonannya sebagai presiden dalam Pemilu 2014.

"Kalau banyak permintaan dari masyarakat, saya tentu akan berpikir lagi untuk maju, meskipun pernah dua kali kalah," katanya di Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Minggu (15/4/2012).

Ia pun optimistis bakal menang dalam Pemilu Presiden 2014. "Dalam safari di daerah-daerah, kami masih banyak mendapatkan dukungan," katanya saat berkampanye untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra, itu.

Hasil survei terakhir internal Partai Golkar, tingkat dukungan publik terhadap Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical sebagai calon presiden 2014 masih di bawah dua tokoh lain yakni Megawati Soekarno Putri (Ketua Umum PDI Perjuangan) dan Prabowo Subianto (Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, dari hasil survei internal, Ical mendapat dukungan 16 persen, Prabowo 17 persen, dan Megawati 18 persen. Melihat hasil itu, pihaknya percaya diri untuk mengusung Ical sebagai capres 2014. "Itu kita belum melakukan karya kekaryaan. Fungsionaris pusat belum jalan. Sekarang kita semua jalan ke desa- desa di Jawa Tengah. Hampir setiap minggu kita sudah laksanakan. Fungsionaris pusat kita sudah turun," kata Idrus ketika dihubungi, Senin ( 16/4/2012 ).

Idrus menambahkan, pihaknya akan terus melakukan survei untuk mengetahui pergerakan tingkat dukungan. Ketika ditanya bagaimana dengan cawapres, menurut Idrus, pihaknya masih fokus ke Capres. "Kita belum mengkaji. Kita memfokuskan pada capres. Setelah capres, kita baru fokus pada cawapres. Nanti kita akan survei lagi elektabilitas Pak Ical," pungkas Idrus.

Seperti diberitakan, Golkar mempercepat rapat pimpinan nasional dari Oktober 2012 menjadi Juli 2012. Percepatan itu disebut agar tidak ada dualisme dukungan di internal. Selain Ical, mantan Ketua Umum PG Jusuf Kalla juga siap maju sebagai capres.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved