Curhat Diplomat Asing Soal Jakarta: Kota Polusi dan Macet

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin menceritakan mengenai keluhan para diplomat asing yang bertugas di Jakarta kepada pasangan bakal calon Gubernur DKI dan Wakil Gubernur DKI, Alex Noerdin dan Nono Sampono.
Din menjelaskan setiap tamu diplomat asing yang berkunjung ke Muhammadiyah selalu mengeluhkan soal polusi Jakarta kepadanya. "Mereka mengeluhkan polusi disini (Jakarta). Mereka bilang the most polluted capital. Kalau mau mendarat di Jakarta, udaranya juga sudah terlihat berbeda jika dibandingkan kalau mendarat di Kuala Lumpur atau tempat lain," ujar Din, Rabu (18/4/2012).
Selain masalah polusi Jakarta, persoalan klasik lainnya yang banyak dikeluhkan adalah kemacetan. Din menceritakan pengalamannya sendiri saat hendak berangkat dari rumahnya di kawasan Pejaten Jakarta Selatan, menuju gedung dakwah Muhammadiyah.
"Dulu dari rumah saya kesini cukup 45 menit. Sekarang satu jam 20 menit, artinya ada penambahan kemacetan. Orang asing yang hanya pernah datang ke Jakarta, akan mencap Indonesia seperti ini," pungkasnya.

