Kamis, 11 Juni 2026

Konser Morrisey

Aksinya Menggemaskan, Dua Penonton Peluk Morrissey

Aksinya yang menggemaskan memaksa dua penonton nekat naik panggung dan memeluk Morrissey!

Tayang:
Penulis: Willem Jonata

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Morrissey tampaknya bukan tipikal orang yang melupakan sejarah.

Meskipun namanya sangat populer sebagai penyanyi yang berpengaruh di era 1980-an, ia masih memberikan ruang kepada orang-orang yang membuatnya terinspirasi dalam bermusik, seperti pada pertunjukannya semalam.

Ribuan orang yang memadati Tennis Indoor, Senayan, Jakarta tidak sabar melihat penampilan penyanyi asal Manchester, Britania Raya itu. Sayang, batang hidungnya belum juga kelihatan. Sementara waktu menunjukkan hampir pukul 9 malam.

Yang muncul malahan rangkaian rekaman video klip para musisi-musisi lawas di era 1970-an lewat layar berukuran raksasa. Beberapa di antara seperti Dusty Springfield, Sparks, dan New York Dolls.

Morrissey mengagumi mereka. Bahkan, sang gitaris yang mengiringi pertunjukan penyanyi dengan potongan rambut ala James Dean itu, tampaknya sengaja mengenakan daster, busana perempuan. Penampilan sang gitaris mengingatkan pada sosok almarhum Arthur 'Killer' Kane, pentolan sekaligus basis New York Dolls, band protopunk yang eksentrik itu.

Mendadak layar raksasa itu diturunkan. Tidak lama kemudian yang ditunggu-tunggu telah muncul di atas panggung. Ia kelihatan bersahaja dengan mengenakan kemeja biru lengan panjang dipadu celana jins biru warna biru dongker, serta sepatu kulit coklat gelap yang mengkilat. "Selamat malam Jakarta," serunya dengan bahasa Indonesia.

Sambutan ribuan penonton sangat meriah. Morrissey tidak banyak bicara dan langsung menyanyikan "How Soon Is Now?" penuh semangat. Gerakannya gemulai dan lambat. Sangat bertolak belakang dengan irama lagu yang rancak. Di akhir lagu itu, ia berlutut menghadap belakang panggung. Sementara iringan musik terus meraung.

Ia melanjutkan pertunjukannya yang pertama di Jakarta dengan komposisi "You Have Killed Me", "You're The One For Me, Fatty", dan "Alma Matters", yang sudah tidak asing di telinga penggemarnya. Ribuan penoton turut bernyanyi bersamanya. Vincent Rompies, bekas personel band Clubeighties itu, sampai kehabisan suara. Makanya, ia sampai menolak diwawancara setelah bernyanyi bersama idolanya selama konser berlangsung.

Pria berusia 52 tahun itu, bukan hanya membawakan lagu-lagu di album solonya. Tetapi membawa ingatan penggemar kepada lagu-lagu yang pernah dimainkannya bersama The Smiths seperti "Know It's Over" dan "Meat is Murder". Beberapa penonton kehilangan kendali. Satu di antaranya naik ke atas panggung untuk memberi rangkaian bunga dan memeluk Morrissey setelah berhasil menerobos pagar pembatas.

Peristiwa itu terjadi saat Morrissey menyanyikan lagu "First Of The Gang To Die". Sebenarnya, upaya penonton itu sempat dihalangi-halangi petugas keamanan. Namun, Morrissey meminta petugas keamanan tersebut membiarkan penggemarnya naik untuk memeluk dan memberikan bunga itu kepadanya.

Peristiwa yang sama terjadi di lagu "Let Me Kiss You". Beberapa penonton berusaha melakukan hal serupa. Hanya dua orang yang berhasil. Selebihnya langsung diamankan oleh petugas.

Suasana Tennis Indoor semakin memanas. Apalagi setelah Morrissey menanggalkan kemejanya kemudian melemparnya ke tengah-tengah penonton. Kemeja biru tua itu kemudian menjadi rebutan banyak orang. Tetapi dalam peristiwa itu sama sekali tidak terjadi kericuhan. Konser berjalan damai dan lancar.

Indikapro, promotor pertunjukan tersebut akhirnya bisa bernapas lega. Peristiwa jatuh pingsannya Morrissey ketika konser di negaranya tahun 2009 itu, rupanya tidak terulang. Morrissey tampil cukup prima meskipun usianya sudah menginjak lebih dari setengah abad.

Arie Dagienk, penyiar radio kocak itu, mengaku sangat puas dengan pertunjukan tersebut. Menurutnya, Morrissey tampil luar biasa. Meskipun diakuinya idolanya itu kurang gerak. Namun, ia memaklumi karena usia Morrissey sudah tua. Pria berambut kribo itu, pun menikmati setiap detik pertunjukan Morrissey yang malam itu membawakan 19 lagu.

"Konsernya asyik. Gua emang sudah pengin nonton dari kapan tahu. (Lagu) yang baru-baru keren. "Alma Matters" pasti keren ya. Staminanya kelihatan beda, kurang gerak. Maklum toku," ucapnya tertawa.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved