Faisal Basri Bidik Kalangan Menengah Ibu Kota

Laporan Wartawan Tribun Jakarta Mochamad Faizal Rizki
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Calon Gubernur DKI Faisal Basri berharap, kelas menengah di Jakarta lebih aktif berpartisipasi dalam Pilgub DKI.
Pasangan calon Gubernur DKI Faisal Basri dan wakilnuya, Biem Benyamin akhirnya dinyatakan lolos untuk melaju ke pentas pemilihan Gubernur DKI Jakarta oleh KPUD (11/05/2012). Faisal mengatakan, kelas menengah di Jakarta jumlahnya sangat besar.
Kelas menengah, katanya, merupakan pemilih yang rasional dan kritis terhadap visi misi para kandidat. Namun mereka tidak mau terlibat aktif dalam kegiatan politik.
"Kelas menengah ini sangat kritis atau bisa dibilang bawel terhadap visi-misi kandidat dalam Pilgub, tapi mereka tidak mau menunjukan bendera mereka apa? Akan lebih baik jika mereka lebih berpartisipasi aktif dalam kegiatan politik sehingga jelas arahnya," kata Faisal kepada Tribun
Tim Pemenangan, aku Faisal, terus berkomunikasi dengan kalangan kelas menengah yang sangat potensial. Bahkan, berdasarkan penelitian jumlah suara golput dari kelas menengah di Jakarta melebihi jumlah suara pemenang pada Pilgub lalu.
Faisal juga mengkritisi para akademisi yang yang menjadi corong salah satu kandidat namun tidak mengakuinya. "Yang saya sayangkan adalah banyak dari kelas menengah seperti akademisi yang mengatasnamakan ilmu pengetahuan tetapi malah mendukung salah satu calon, itu namanya hipokrit. Lebih baik mereka itu terus terang saja, jadi jelas warnanya,"tutur Faisal
Faisal menambahkan, kelas menengah menjadi sorotan yang cukup seksi, karena jumlahnya yang besar dan merupakan pemilih yang rasional, sedangkan kelas bawah merupakan pemilih yang cenderung pragmatis. Kedua lapisan masyarakat, imbuhnya, perlu diberikan strategi khusus yang mampu membuat mereka datang ke TPS dan menggunakan hak suaranya dengan benar.
Baca juga:

