DPRD Tolak Venue Bilyar di Arena Purna MTQ
Ketua Komisi B DPRD Riau Rusli Ahmad kembali menegaskan DPRD Riau tetap menolak
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat
TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Ketua Komisi B DPRD Riau Rusli Ahmad kembali menegaskan DPRD Riau tetap menolak keberadaan venue bilyar di area purna MTQ. Selanjutnya dewan meminta agar pemerintah daerah memindahkan lokasi venue tersebut kelokasi lain.
"Hingga kini, kita tidak merekomendasikan venue bowling dibangun di area Purna MTQ. Kalau bisa disewa, sebaiknya disewa saja lokasi lain, " ujar Rusli, Senin (21/5/2012).
Sedangkan venue bowling, menurut Rusli, dewan juga tengah mempertimbangkannya. Rusli mengaku pertimbangan dewan berasal dari masukan masyarakat terkait beberapa aspirasi melalui aksi ke Legislatif.
Sementara soal Ritos menurut Politisi PDI P ini, dewan tidak pernah berupaya menggagalkannya, selagi pembangunan sesuai syarat dan izin yang berlaku. "Kalau Ritos kita dukung selagi memenuhi persyaratan. Kita tetap kedepankan investasi yang masuk ke Riau, namun jangan peraturan dilanggar," ujar Rusli.
Terkait Ritos adalah masalah aset, Rusli meminta agar polemik ritos tidak terjadi lagi. Jika nantinya pihak pemprov melakukan kerjasama, harusnya dewan turut dilibatkan.
Terpisah, anggota komisi A, Syarif Hidayat justru mengkritisi tidak adanya solusi yang didapatkan dari rapat dengar pendapat dengan pemprov riau beberapa waktu lalu. "Artinya, pertemuan beberapawaktu lalu sama sekali tidak ada manfaatnya. Toh pekerjaan terus berlangsung. Demikian juga pembangunan
venue bowling dan bilyar," ujarnya.
Baca juga: