Beli Selektif Saham Murah
Investor bisa melakukan pembelian selektif atas saham-saham yang masih murah dan memiliki isu individual menarik, seperti pertambangan
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Steven Greatness
TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Investor bisa melakukan pembelian selektif atas saham-saham yang masih murah dan memiliki isu individual menarik, seperti pertambangan dan properti.
Menurut Branch Manager First Asia Capital Pontianak, Yangpi, pelaku pasar tetap perlu berhati-hati dalam bertransaksi mengingat problem utang zona Euro dan ancaman perlambatan pertumbuhan ekonomi global masih kuat membayangi prospek perekonomian global tahun ini.
Ia menambahkan, tadi malam indeks utama bursa global di AS maupun zona Euro, menguat rata-rata diatas 2 persen. Harga minyak mentah juga ikutan rebound ditutup di USD 85,39 per barrel. Aksi beli pelaku pasar terutama dipicu ekspektasi atas kebijakan stimulus lanjutan guna mengatasi pemburukan perekonomian global.
"IHSG hari ini diperkirakan akan menguat menuju level resisten di 3.910. Sedangkan support ada di 3.800," paparnya.
Menurut Yangpi, aksi bargain hunting investor kemarin setelah IHSG terkoreksi hampir 4 persen pada perdagangan awal pekan ini, berhasil membuat indeks kembali bergerak di atas
level 3.800, ditutup naik signifikan 123,445 poin atau 3,3 persen di 3.841,331.
Pelaku pasar kembali memburu sejumlah saham sektoral, terutama saham big-caps yang harganya sudah terkoreksi dalam. Aksi beli terutama dipicu merendahnya kekhawatiran memburuknya krisis zona Euro menyusul pertemuan Menteri Keuangan negara G-7 yang memberikan sinyal kuat untuk mengatasi krisis di kawasan tersebut.
Sedangkan dari dalam negeri, aksi beli ditopang oleh mulai stabilnya pergerakan nilai tukar rupiah atas dolar AS, dimana rupiah kemarin menguat kembali dibawah Rp 9.400 per US dolar.
"Sementara peluang penguatan indeks pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan berlanjut meskipun rawan aksi ambil untung temporer," katanya.
BACA JUGA: